Cara Ternak Kutu Air

Diposting pada

AnekaBudidaya.Com – Selama ini kita tidak mengetahui tentang  kutu air adalah sebagai hewan yang harus disingkirkan dari manusia. Namun, ternyata ada yang berternak kutu air dapat menjadi suatu peluang bisnis yang menguntungkan.

Kutu air bukan hanya sekadar hewan tak berguna yang harus kita singkirkan dari kita. Ternyata hewan yang berukuran sangat kecil ini dapat menjadi pakan ikan hias, semisal ikan cupang atau ikan guppy.

Mengingat banyaknya peminat ikan hias di Indonesia, tentu menjual kutu air dapat menjadi salah satu peluang bisnis yang bagus untuk meraih menguntungan. Dua jenis kutu air yang paling mudah ditemui adalah daphnia dan moina.

Sebenarnya cara ternak kutu air tidak terlalu sulit, tetapi tetap tidak bisa sembarangan dan selalu membutuhkan ketelatenan yang kuat. jika kamu penasaran bagaimana cara ternak kutu air yang baik dan benar mari kita belajar bersama tentang cara ternak kutu air sampai kamu menghasilkan.

Kutu Air


Kutu Air

Kutu air adalah sebutan dari awam bagi sejumlah krustasea kecil penghuni air. Kutu air bukan serangga yang tidak dapat hidup sebagai parasit, sebagaimana banyak kutu yang hidup di luar air. Secara taksonomi, hewan yang disebut kutu air termasuk dalam genera Daphnia, Cyclops, Bosmina, dan Diaptomus.


Cara Ternak Kutu Air Dengan Baik Dan Benar

Cara ini dapat kamu pelajari dalam berternak kutu air untuk memulai usaha kamu dalam berternak dengan panduan ini semoga kamu dapat mengerti cara-cara berternak kutu air di mulai dari awal hingga akhir.

Baca Juga  Cara Budidaya Lobster Air Tawar


1. Bibit Kutu Air

Bibit Kutu Air

Sebelum mengetahui cara ternak kutu air, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mencari bibit kutu air yang terbaik. agar kamu mendapatkan hasil panen nanti yang maksimal dan memuaskan.

Alternatif lainnya, kamu juga bisa  mencari atau membuat bibit kutu air sendiri biasanya akan terjual di toko pakan ikan hias. dan kamu juga tidak mempunyai modal kamu dapat  kamu jumpai bibit kutu air di selokan atau genangan air. Jika ingin membuatnya, kamu perlu menyiapkan sayuran busuk, air susu atau teh, dan ampas kedelai.


2. Siapkan Wadah Ternak Kutu Air

Wadah Ternak Kutu Air

Wadah ternak kutu air, kamu dapat siapkan beberapa bak yang terbuat dari plastik. Jika tidak ada, kamu bisa menggunakan kulkas yang berukuran kecil yang sudah tidak terpakai atau kolam yang terbuat dari fiber.

Sebelum diisi dengan air, taburilah wadah tersebut menggunakan kapur untuk menetralkan tingkat keasaman pada air. Selain itu, dalam memelihara kutu air, kamu tidak memerlukan banyak air karena kutu air tidak membutuhkan kolam yang dalam untuk tetap hidup.


3. Membuat Bibit Budidaya Kutu Air

Membuat Bibit Kutu Air
Jika memilih cara ternak kutu air dengan membuat nya dengan bibit sendiri, kamu harus membutuhkan beberapa bahan, semisal kotoran ayam dan sayuran yang sudah busuk.


4. Perhatikan Air

perhatikan air kolam budidaya cara ternak kutu air yang baik dan benar selanjutnya adalah kamu harus dapat memperhatikan air yang digunakan dalam berternak kutu air. air yang baik di gunakan untuk budidaya kutu air adalah air yang tua. untuk mendapatkannya, tuangkanlah air ke dalam wadah yang kamu siapkan.

Berjalan waktu, kotoran yang ada pada permukaan air akan turun ke dasar wadah air. jika warna air sudah berubah menjadi cokelat kehijauan, berarti plankton dan tumbuhan renik tumbuh dalam wadah kutu air tersebut. segera kamu dapat mengganti air kedalam wadah dengan air yang bersih. jika wadah sudah bersih, selanjutnya perhatikanlah makanan kutu air.

Baca Juga  Cara Merawat Kura-Kura


5. Pemberian Pupuk Kandang

pupuk kandang untuk pakan kutu air pakan kutu air yang paling baik adalah pupuk kandang. untuk memberikan pakan kutu air dalam wadah seluas 1 m², masukkanlah sekira 2 kg pupuk kandang ke dalam wadah. makanan kutu air diperkirakan akan habis dimakan kutu air selama 3 sampai 5 hari.

Selain pupuk kandang, sebenarnya ada beberapa bahan yang dapat kamu gunakan sebagai pakan kutu air. beberapa makanan kutu air tersebut di antaranya adalah tepung terigu, tepung tapioka, dedak, ragi, limbah cair tahu, dan tumbuhan eceng gondok.


6. Panen Kutu Air

Panen Kutu Air

Setelah memberi makanan kutu air secara bertahap dan benar, kamu dapat melihat hasil dan perkembangan dari jumlah kutu air, jika kutu air sudah mulai banyak pada tempat yang kamu sediakan itu mendandakan, bahwa kamu telah berhasil dalam berternak kutu air dan langkah selanjutnya kamu harus dapat memanen kutu air dalam waktu tujuh sampai sebelas hari lamanya. Ketika waktunya sudah tiba, ambillah kutu air menggunakan jaring yang halus. setelah itu, cucilah terlebih dahulu kutu air dengan air yang bersih. kemudian, barulah kutu air dapat diberikan sebagai pakan ikan hias ikan cupang atau ikan guppy. dan kamu dapat menjualnya jika kamu ingin berbisnis kutu air.


Itulah Teman-Teman yang dapat saya sampaikan tentang Cara Ternak Kutu Air yang Baik dan Benar [LENGKAP]. semoga artikel ini menjadi acuan teman-teman untuk mulai berternak jangkrik.Terimakasih.


Baca Juga Artikel Lainnya :