Cara Ternak Burung Ciblek

Diposting pada

AnekaBudidaya.Com –¬† Burung ciblek yang merupakan jenis burung kicau yang berukuran kecil ini memiliki beberapa jenis sebutan seperti burung ciblek kapas, ciblek kuning dan ciblek kristal berbeda dengan budidaya burung anis merah yang termasuk jenis burung sedang.

Ternak Ciblek membutuhkan perhatian khusus terutama apabila burung berubah menjadi stress. Beberapa masalah yang ditimbulkan diantaranya adalah burung atau induk enggan untuk mengerami telurnya, dan beberapa burung yang lain mungkin akan memakan telurnya sendiri serta membuang anaknya.

Ciblek memiliki ciri fisik seperti bulu bagian punggung berwarna hitam agak kebiruan, bentuk tubuh ideal memanjang, suara tembakan yang panjang dan bening, pada bagian bulu Ciblek di bagian dada hingga pangkal ekor berwarna putih polos dan warna abu abu di sekitar leher berbentuk seperti kalung.

Jika Kalaian berniat untuk berternak burung ciblek, maka saya akan memberi kamu cara berternak burung ciblek yang baik dan benar agar hasil ternak kamu mendapatkan hasil yang maksimal.

Berternak Burung Ciblek


Cara Ternak Burung Ciblek

Burung ciblek adalah salah satu jenis burung kicauan yang memiliki cuara yang rapat dan indah. Inilah mengapa reputasi ciblek sendiri bagus di kalangan burung kicauan lainnya. hal ini juga yang memicu untuk melakukan budidaya ciblek yang kian marak sekarang ini.

1. Persiapan Kandang Ternak

Persiapan Kandang Ternak

Untuk persiapan awal ternak Burung Ciblek, kandang menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk menunjang keberhasilan berternak burung ciblek. Ukuran minimal kandang yang dapat di gunakan adalah 60 cm x 90 cm x 90 cm. Isi bagian dalam kandang dengan tanaman semak agar terlihat seperti alam aslinya. Jika ada lebih dari 1 pasang ciblek maka gunakan kandang dengan konstruksi yang tertutup antara satu kandang dengan kandang lainnya. Pastikan lokasi kandang jauh dari gangguan baik suara bising atau binatang lainnya karena dapat mengganggu perkembang biakan ciblek dalam berternak.

Baca Juga  Cara Merawat Ikan Koi

2. Memilih Indukan

Memilih Indukan

Dalam semua budidaya jenis burung seperti cara memelihara burung murai, memilih indukan menjadi salah satu faktor penting yang harus dilakukan. Memilih indukan dalam budidaya ciblek kristal juga menjadi hal penting agar hasil anakan juga berkualitas. Untuk ciri jantan berkualitas adalah sehat dan tidak memiliki cacat tubuh, sudah jinak, memiliki suara yang sudah mengkristal, tubuh besar, mempunyai sifat fighter tinggi, mempunyai suara tembakan dan sudah berumur lebih dari 1 tahun. Sedangkan untuk indukan betina adalah sehat dan tidak memiliki cacat tubuh, agresif, sudah berumur lebih dari 6 bulan.

Cara memilih indukan yang benar adalah sebagai berikut :

  • Cari indukan jantan dan betina yang sehat
  • Tidak adanya cacat pada bagian seluruh tubuh
  • Burung terlihat lincah
  • Sering berkicau

3. Membedakan Jenis Kelamin Indukan

Membedakan Jenis Kelamin Indukan

Untuk membedakan antara ciblek jantan dengan betina, ada beberapa cara yang bisa dilakukan yakni dengan melihat ciri ciri fisik dari indukan yang berbeda.

  • Ukuran tubuh ciblek kristal jantan lebih besar dari betina.
  • Kicauan ciblek kristal lebih aktif dibandingkan betina.
  • Ekor ciblek kristal jantan lebih panjang dan warna sayap yang lebih gelap dibandingkan betina.
  • Ciblek jantan mempunyai warna paruh bawah putih dengan ujung hitam atau hitam menyeluruh.
  • Sedangkan untuk betina memiliki paruh bawah yang berwarna putih pucat.
  • Burung ciblek kristal mempunyai kuku yang terlihat kusam saat masih muda sedangkan untuk betina memiliki kuku yang terlihat bersih.

4. Penjodohan Ciblek

Untuk proses penjodohan ciblek, burung ciblek jantan dan betina bisa didekatkan pada kandang yang berbeda selama 1 hari dan jika masih belum ada respon maka jauhkan dan pisahkan dengan kandang yang berbeda terlebih dulu supaya tidak saling melihat. Ulangi cara yang sama pada hari berikutnya dan tambahkan dengan EF yakni 1 sendok teh ulat hongkong pada pagi hari, 1/2 sendok makan kroto pada siang hari dan 2 ekor jangkrik untuk sore hari.

Calon indukan yang sudah saling merespon terlihat dari kedua burung yang berkicau saling bersahutan satu sama lain dengan irama yang serasi. Namun jangan langsung disatukan dalam kandang yang sama dan jaga jarak antara indukan namun tetap bisa saling melihat dan sesekali dijauhkan kembali. Lakukan cara ini berkali kali hingga saling berjodoh.

Baca Juga  Cara Ternak Kerbau

5. Persiapan Sarang Ciblek

Persiapan Sarang Ciblek

Untuk persiapan sarang ciblek kristal yaki tempat bertelur atau sarang bisa memakai gelas plastik atau juga bisa menggunakan kotak kayu yang seukuran sama dengan gelas. Isi wadah tersebut dengan serat nanas atau rumput kecil kering dan juga bisa daun cemara yang sudah dikeringkan.


6. Pakan Induk Saat Pengeraman

Pakan Induk Saat Pengeraman

Telur ciblek kristal akan menetas sesudah 11 hari pengeraman dan jaga ketenangan agar burung tidak terganggu. Tambahkan dengan EF yakni 6 ekor ulat hongkong pada pagi hari yang bisa diperoleh dari budidaya ulat hongkong, 1,5 sendok teh kroto pada siang hari dan 2 ekor jangkrik atau 2 sendok teh limbah jangkrik untuk mencegah birahi selama masa pengeraman.


7. Proses Pengeraman

Proses Pengeraman

Ciblek betina akan mengerami telur sesudah berjumlah 2 sampai 3 butir. Induk jantan harus segera dipisahkan pada sangkat lainnya jika betina sudah terlihat mengeram sebab jika betina mendengar suara jantan, maka betina akan keluar dan tidak mengerami telur setiap mendengar suara jantan.

Ciblek betina akan mengerami telur antara 12 hingga 14 hari. Saat anak pertama sudah menetas, jangan satukan dulu induk jantan dan bantu dengan memberikan pakan berupa potongan jangkrik atau kroto setiap 2 jam sekali. Apabila semua telur sudah menetas dan anakan berumur 7 hari, maka piyikan bisa diberi lolohan ulat hongkong warna putih dan indukan jantan bisa disatukan kembali agar bisa membantu meloloh anakan ciblek.


8. Penyapihan Piyik Ciblek

Penyapihan Piyik Ciblek

Penyapihan piyikan ciblek bisa dilakukan sesudah 4 hingga 7 hari yakni panen dini karena jika disapih sesudah berumur 7 hari, akan meningkatkan risiko piyik yang dibuang induk karena tingkat birahi ciblek sedang labil.


9. Pakan Anakan Ciblek

Pakan Anakan Ciblek

Sesudah disapih, piyikan ciblek yang berumur 8 hari bisa diberi pakan berupa kroto segar yang dicampur dengan serutan kalk yang bisa dibeli di apotik sebanyak 2 butir kalk yang bisa dipakai antara 7 hingga 14 hari. Sesudah berumur diatas 8 hari, maka piyikan bisa diberi pakan tambahan yakni voer yang diencerkan sehingga berbentuk adonan yang dicampur dengan serutan kalk serta kroto segar.

Baca Juga  Cara Budidaya Ikan Kembung

Agar tulang piyikan bisa bertambah kuat, maka bisa diberikan sebanyak 5 hingga 7 kali dalam porsi kecil. Sesudah berumur 25 hari, piyikan biasanya sudah bisa makan sendiri sehingga bisa diberikan kroto segar pada tempat pakan piyikan yang dicampur dengan voer kering. Sesudah berumur 1,5 bulan, piyikan baru bisa diberikan pakan berupa voer.


10. Pakan Harian dan EF Ciblek Dewasa

Berbeda dengan pakan ciblek anakan, pakan ciblek dewasa bisa diberi jangkrik yang sudah dibuang bagian kepala, sayap dan kakinya yang juga bisa diberikan untuk pakan, Sedangkan pakan lain yang bisa diberikan diantaranya adalah:

  • Voer bertekstur lembut
  • Kroto
  • Ulat kandang atau ulat hongkong
  • Susu bubuk untuk campuran voer

11. Mengatasi Induk Memakan Telur

Ada banyak penyebab indukan ciblek memakan telurnya sendiri yang baru ditetaskan seperti kekurangan fosfor dan kalsium. Untuk mengatasi hal tersebut, berikan tambahan mineral dan vitamin pada induk burung seperti Orbitd atau bisa juga memakai pakan khusus untuk mencukupi kebutuhan nutrisi induk. Letakkan juga sarang pada tempat yang lebih cukup gelap dan terlindung dari sinar cahaya. Kandang juga tidak boleh diletakkan dengan terlalu dekat dengan lantai dan ketinggian maksimal adalah 3 meter serta kurangi pemberian EF jika burung terlihat over birahi.


12. Masa Panen Ciblek

Masa Panen Ciblek

Masa panen Burung Ciblek merupakan masa yang ditunggu semua peternak Burung Ciblek. Dalam memanen Burung Ciblek tergantung dari permintaan konsumen ada yang meminta anakan burung ciblek dan juga ada yang meminta burung ciblek yang sudah dewasa, dengan itu kamu harus pintar menyetok burung ciblek karena permintaan sangat berbeda-beda untuk peminatnya.


Itulah Teman-teman yang dapat saya sampaikan tentang Cara Ternak Burung Ciblek Bagi Pemula Sampai Berhasil. semoga teman-teman yang telah membaca  mendapat wawasan tambahan dan memulai untuk usaha berternak Burung Ciblek kamu berjalan dengan lancar, Terimakasih.


Baca Juga Artikel Lainnya :