Cara Ternak Burung Jalak Bali

Diposting pada

AnekaBudidaya.Com – Salah satu hal wajib yang perlu kalian ketahui yaitu jika nerternak burung jalak bali termasuk hewan yang mudah stres. Sehingga akan lebih baik agar jangan disamakan dengan cara menjinakan burung lainnya. Karena burung jalak bali membutuhkan perawatan yang cukup telaten. Sehingga burung jalak bali dapat bertahan hidup lebih lama.

Ciri khas burung ini ada pada bulunya yang berwarna putih bersih diseluruh tubuhnya, kecuali pada bagian ekor dan sayapnya berwarna hitam. Bagian selaput pipi yang tidak ditumbuhi bulu berwarna biru cerah dan kakinya berwarna hitam keabu-abuan. Antara burung jantan dan betina memiliki penampilan fisik yang serupa.

Apalagi jika kalian ingin memelihara atau berternak burung jalak bali dan memeliharanya dilingkungan rumah, jika kamu ingin berbisnis dalam menjual burung jalak bali dalam berternak, kamu harus memperlajari cara berternak burung jalak bali agar dapat menghasilkan anakan burung jalak bali yang berkualitas, serta mempunyai nilai jual yang cukup tinggi.

Berternak Burung Jalak Bali


Cara Berternak Burung Jalak Bali

Cara berternak burung jalak bali harus membutuhkan kesabaran yang ekstra agar hasil yang kamu ternak dapat maksimal, burung jalak bali mempunyai nilai jual yang cukup tinggi, namun itu tak jadi masalah bagi para pecinta burung, karena burung jalak bali memiliki bulu yang indah dan suara yang dapat mennghiasi halaman rumah kamu.

1. Memilih Burung Jalak Bali Berkualitas

Burung Jalak Berkualitas

Sebelum merawat burung jalak bali, yang perlu kalian dapat lakukan adalah dengan memilih burung jalak bali yang berkualitas. Jika sudah memilih burung jalak bali yang berkualitas saatnya untuk merawat burung jalak bali secara optimal. Salah satunya yaitu memandikan burung jalak bali setiap pagi dengan menggunakan semprotan atau spray Kalian juga bisa menyediakan tempat cepuk agar burung bisa lebih leluasa jika ingin mandi.

Waktunya yang paling tepat di antara jam 7 atau jam 8. Hal ini tergantung situasi, kalian bisa melakukannya lebih siang jika kondisi keadaan sedang hujan.

Baca Juga  Cara Merawat Ikan Arwana

2. Kandang Jalak Bali

Kandang Jalak Bali

kamu juga harus menyiapkan kandang untuk berternak jalak bali ukurannya menyesuaikan dengan burung jalak bali yang ingin kamu taruh di dalam kandang dan jangan lupa untuk memberi tangkringan batang kecil, untuk jalak bali bertengger.

Biasanya jika kamu menyediakan tempat mandi di kandang jalak bali, maka mereka bisa mandi sendiri. burung jalak bali bisa langsung masuk serta mandi dengan sepuasnya.

Jika ingin membuat tempat mandi burung Jalak Bali agar dapat mandi dengan bebas. Kalian bisa menggunakan wadah berukuran 20 sampai 25cm dengan tinggi sekitar kurang lebih 8 sampai 9 cm. Jangan lupa untuk mengganti air cepuk atau tempat mandi jika sudah selesai mandi.


3. Melakukan Penjemuran

Tidak hanya rutin memandikan, kalian juga bisa melakukan penjemuran burung jalak bali selama 1 jam atau bisa lebih jika matahari bersinar dengan cerah. maka kamu juga boleh lebih lama lagi ketika keadaan matahari sedang tidak terlalu cerah. Burung Jalak Bali sendiri termasuk burung yang tahan dengan cuaca serta panas matahari. Setelah berjemur kalian bisa mengangin-anginkannya di teras rumah.


4. Memberikan Pakan

Memberikan Pakan

Salah satu yang paling penting yaitu pada masalah pemberian pakan burung jalak bali. Pastikan jika kalian memberikan makanan yang cukup. serta kamu bisa memberikan makanan seperti buah pisang kepok, pepaya serta buah lainnya. Kalian juga bisa memberikan voer, jangkrik, dan ulat hongkong yang berkualitas baik.


5. Perhatikan Gizi dan Nutrisi

Burung jalak bali harus kalian perhatikan mengenai gizi serta nutrisi yang cukup. Kalian bisa memberikan makanan tambahan untuk menambah gizi sperti memberi mereka makan seperti jangkrik.

Kalian bisa memberikam jangkrik 2 kali sehari. Pada setiap pagi sebanyak 2 hingga 3 ekor jangkrik serta pada saat sore hari sebanyak 2 hingga 3 ekor. Kalian juga bisa memberikan makanan burung jalak bali dengan ulat hongkong secukupnya. Atau bisa juga dengan memberikan pakan kroto.


6. Pemeliharaan Burung Jalak Bali

Menangkar burung jalak bali memang tidak sulit dibandingkan dengan menangkar burung jalak lainnya. Selain itu, dalam masa penangkaran kalian dapat menangkar mereka secara berkelompok atau koloni. Sehingga kalian bisa membuat burung jalak bali ditangkar di dalam kandang koloni, bahkan digabung dengan kandang aviary.

Baca Juga  Cara Budidaya Ikan Cakalang

7. Memberikan Glodog

Memberikan Glodog di Kandang

Burung jalak bali tidak stress, kalian juga bisa menggunakan glodog atau potongan batang pohon yang sudah kamu kasih lubang. Sama halnya jika kalian menangkar burung jalak kerbau maupun jenis burung jalak lainnya.

Jika kalian ingin menghemat waktu, kalian dapat melakukan penangkaran dengan memakai kandang koloni. Karena dengan kandang jenis ini, burung jantan bisa dengan bebas mencari pasangannya sendiri.


8. Proses Perkawinan

Setelah indukan burung jalak bali dipilih maka sama dengan cara berternak burung lainnya, proses pengenalan antara burung jalak bali jantan dan betina harus dilakukan dengan menggunakan kandang yang berbeda namun berdekatan antara kedua. tujuannya agar kedua burung jalak bali dan kamu dapat letakkan makanan maupun minuman dibagian tengah atau pada bagian sekat kandang pada pembatas,

Burung Jalak bali yang sudah berjodoh akan terlihat saling membalas kicauan dan bersautan. Jika burung jalak bali sudah berjodoh maka sekat pada pembatas kandang  dan dapat dipinggirkan. Dalam perjodohan burung jalak bali tersebut, kamu harus perhatikan selalu agar burung jalak bali tidak menyerang satu sama lain karena bisa jadi burung jalak bali yang sudah akur saat kandang masih terpisah menjadi liar kembali ketika disatukan.


9. Memperhatikan Umur Burung Jalak

Jika kalian menginginkan proses penjinakkan burung jalak bali yang mudah, maka kalian harus melakukannya semudah mungkin. Memilih jalak bali yang berumur muda akan membuat burung jalak bali lebih cepat beradaptasi. Sehingga burung jalak bali bisa dengan mudah mengenali lingkungan yang tidak sesuai.


10. Memberikan Pelatihan

Kalian juga harus memperhatikan waktu pelatihan serta perawatannya. Hal ini sangatlah penting jika kamu ingin menjalin kedekatan di antara burung jalak bali. Sebagai pemilik seharusnya kalian mengetahui waktu aktif. Kalian juga sebaiknya menghindari melakukan aktivitas pelatihan pada siang hari. Ditambah lagi melakukannya di luar ruangan saat siang hari pada saat terik matahari, karena ini tidak cocok dengan waktu aktif mereka.


11. Melakukan Perawatan

Tidak hanya memperhatikan masa akti burung jalak bali. Kalian juga harus dapat memastikan jika kalian melakukan perawatan dengan cara yang baik dan benar. Dengan begini burung jalak bali akan terhindar dari stress. Serta membuat mereka bisa bertumbuh dan berkrmbang dengan baik.

Baca Juga  Cara Budidaya Ikan Sidat di Rumah

12. Menjinakan Burung Jalak

burung jalak bali sebagai peliharaan baru yaitu dengan melakukan aktifitas mengeluarkan serta memasukan burung jalak bali dari sangkar. Kalian juga bisa menggunakan metode lain dengan menempatkan makanan burung jalak bali di tangan.

Lalu latihlah burung jalak bali untuk masuk dan keluar sangkar dengan sendirinya. Biarkan burung jalak bali juga menghampiri kalian sebagai pemiliknya. Jalak bali juga dikenal dapat mengeluarkan suara tertentu saat pelatihan. Kalian juga bisa melatih hal tersebut berulang – ulang hingga mereka terbiasa.


13. Menjaga Kebersihan Kandang

Yang paling penting terakhir adalah menjaga kebersihan kandang burung jalak bali. Mengingat tidak semu makanan bisa dicerna dengan baik oleh mereka. Tentinya kalian bisa menemukan sisa makanan dikandang. Selain iti, kotoran yang menumpuk juga tidak sangat baik. Sehingga kalian wajib untul membersihkan kandang dengan rutin.

Selain beberapa pengetahuan diatas, sangat penting buat kalian para pemula untuk memperhatikan tingkah dari buring jalak bali. Karena sifat buring jalak yang aneh bisa menjadi penanda ada yang tidak beres pada burung peliharaan kalian. Pengetahuan ini sangat penting buat kalian para pemula jika ingin menjadi penggiat, peminat memelihara binatang burung serta cara beternak burung parkit, cara ternak burung walet


14. Masa Panen

Masa Panen

Untuk pemanenan burung jalak bali dapat dilakuan ketika berat badannya mencapai ukuran yang diharapkan pasar dan sudah mampu berkawin, jual dengan cara tetap menjadikannya satu atau berpasangan karena burung jalak bali cenderung bersifat setia dan senang berkawin hanya dengan pasangannya saja.


Itulah Teman-teman yang dapat saya sampaikan tentang Cara Ternak Burung Jalak Bali Bagi Pemula Sampai Sukses ( LENGKAP ). artikel di atas semoga teman-teman yang telah membaca mendapat wawasan tambahan dan memulai untuk usaha burung jalak bali kamu berjalan dengan lancar, Terimakasih.


Baca Juga Artikel Lainnya :