Cara Ternak Ayam Petelur Skala Kecil

Diposting pada

Anekabudidaya.Com –  Dalam Beternak ayam tidak diperlukan di lahan yang lebar, apalagi rumah sendiri juga bisa dijadikan bagaikan tempat peternakan. Beternak di rumah dilakukan dengan skala rumahan sebaliknya beternak di lahan yang luas dengan jumlah ayam yang banyak juga akan tetapi berbeda jika ingin berternak dengan skala Kecil.

Skala kecil ini sangat pantas buat para peternak pendatang baru sebab bila mereka gagal maka tidak banyak kerugian yang akan ditanggung. Tidak hanya itu juga bisa dijadikan bagaikan media pendidikan yang efektif. Metode dalam beternak ayam petelur skala kecil berbeda dengan yang skala industri.

Jika kalian tertarik ingin ternak ayam dengan lahan yang kecil, maka jangan takut untuk tidak melakukannya, karena disini saya akan membagikan pengalaman dalam berternak ayam dalam skala yang kecil, oleh karena itu kalian dapat menyimak artikel ini sampai tuntas ada banyak sekali manfaat yang akan kalian dapat jika menyimak dengan benar.

Cara Ternak Ayam Petelur Skala Kecil

Cara Ternak Ayam Petelur Skala Kecil

Buat kamu yang nantinya mau menjadi salah satu peternak ayam petelur. Maka dapat di mulai dari sekarang maka tidak ada salahnya buat menyimak berbagai cara beternak ayam petelur sampai memperoleh banyak omset dengan gampang, hal yang harus kamu lakukan adalah dengan cara :

1. Siapkan Lokasi

Siapkan Lokasi

Supaya dapat tenang dan nyaman dalam beternak, maka sangat penting buat kamu untuk menentukan lokasi rumah yang pantas untuk dijadikan lahan ternak ayam. Lokasi yang paling tepat dalam beternak ayam ialah di halaman belakang rumah. Jika kamu tinggal di daerah pedesaan yang halaman rumahnya masih ebar maka dapat memanfaatkan halaman tersebut untuk beternak ayam milik kamu.

Baca Juga  Cara Merawat Burung Merpati Kolong

2. Dekat Pada Sumber Air

Dekat Pada Sumber Air

Ternak ayam petelur skala kecil akan efesien jika lokasinya dekat dengan sumber air. Ada banyak sekali peternak yang sudah skala besar dalam membangun sumur di lokasi ternaknya karena memang keberadaannya begitu vital untuk kelangsungan bisnis ayam petelur maupun jenis lainnya. Air tersebut dipakai buat pembersihan kandang, pembersihan lingkungan ternak, dan juga buat memberikan minuman pada hewan ternak kamu. Jika jauh dengan sumber air pastinya kamu akan kesusahan dalam mencari sumber air dan membawanya ke lokasi peternakan milik kamu.

3. Kandang Ayam

Kandang Ayam

Buat beternak skala kecil diharuskan memiliki kandang ayam yang cocok agar ayam dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal walaupun di halaman rumah yang tidak lebar sekalipun. Kandang yang cocok ialah dengan tipenya panggung sehingga alas kandang tidak langsung bersentuhan dengan tanah dan pada saat hujan turun tidak akan basah terkena air hujan. Kandang ayam yang berbentuk panggung juga akan memudahkan kamu dalam membersihkan kotoran ayam sehingga tetap bersih dan steril kandang ayam kamu.

4. Kandang Bertingkat

Kandang Bertingkat

Jika halaman rumah kamu cukup sempit ada bagusnya kandang dibuat secara bertingkat agar dapat dipakai dalam memelihara banyak ayam di kandang bertingkat tersebut. Caranya atap pada bagian kandang dibuat secara rata supaya memudakan kamu dalam penumpukan kandang ayam. Tidak hanya itu saja, dalam penumpukan kandang ayam maksimal hanya 3 buah saja jangan terlalu tinggi untuk meningkatkannya.

4. Bibit Ayam

Bibit Ayam

Yang membedakan dalam skala kecil maupun skala industri ialah untuk jumlah bibit ayam petelur yang dibudidayakan. Banyak peternak yang baru memulainya yang mencoba-coba dengan memelihara bibit ayam kurang dari 100 ekor, seperti 50 atau 75 ekor. Padahal baiknya dalam skala kecil wajib 100 ekor. Mengapa demikian? karena untuk modal operasional dapat tertutupi jika bibitnya 100 ekor. Dari 100 ekor bibit ayam tersebut tidak semuanya dapat dipanen secara bersamaan dan bertahan hidup semua.

Baca Juga  Cara Merawat Ikan di Akuarium Agar Cepat Besar

5. Vaksin Ayam

Vaksin Ayam

Khusus buat ayam petelur memerlukan adanya vaksin karena dapat dipakai buat melindunginya dari berbagai macam penyakit yang akan menyerang ayam. Sama halnya dengan ayam broiler, ayam petelur atau layer ini mempunyai sistem imun yang rentan sehingga gampang sekali untuk terkena penyakit ringan sampai yang berbahaya sekalipun.

6. Closed House

Closed House

Karena kandang ayam berdekatan dengan rumah kamu, ketika di area lingkungan rumah sedang banyak flu, penyakit, maupun bakteri yang menyerang, maka buatlah kandang menjadi closed house. Tujuannya agar ayam di dalam kandang tidak terinfeksi oleh penyakit tersebut. Pastikan juga pada saat akan memberi pakan ayam atau membersihkan kandang dalam keadaan tubuh steril supaya kuman yang melekat di tubuh tidak menjangkiti atau menular ke ayam milik kamu.

Itu saja yang dapat saya sampaikan terkait dengan Cara Ternak Ayam Petelur Skala Kecil, Semoga bisnis kalian dapat berjalan dengan lancar buat yang pemula dalam menekuni peternakan, dengan begitu artikel ini dapat membantu dan menginspirasi kalian dalam berternak ayam dalam skala kecil sampai hasil panen akan datang, Itu saja yang dapat saya sampaikan, Sekian dan terimakasih.

Baca Artikel Lainnya :