Cara Menanam Seledri di Rumah

Diposting pada

Anekabudidaya.Com –  Seledri merupakan suatu jenis tanaman yang dapat tumbuh di saat musim semi dan gugur. Meskipun terkenal sebagai tanaman yang cukup susah, tapi, cara untuk menanam tanaman seledri sangat mudah untuk dilakukan dengan Cara budidaya tanaman seledri ini memang terkenal sangat mudah bila sudah mengetahui teknik cara menanam tanaman seledri, apalagi kalau sudah mengetahui keperluannya, gampang banget deh. Dari mulai proses dalam penanaman, perawatan, sampai dengan proses panen maka tanaman seledri cukup gampang dan tidak menyusahkan.

Cara Menanam seledri juga tidak perlu memiliki lahan yang luas karena kamu dapat menanam seledri di rumah dengan menggunakan pot atau polybag sesuai dengan keinginan kamu, bahkan di pot kecil sekalipun. Tumbuhan kecil ini benar-benar sangat banyak sekali manfaatnya untuk manusia, tidak ada suatu alasan kamu tidak mau menanamnya, kamu hanya menggunakan pekarangan rumah kamu sebagai tempat meletakan tanaman seledri kamu, sehingga kamu tidak membutuhkan lahan yang luas untuk menanam tanaman seledri.

Cara Menanam Seledri di Rumah


Karakteristik Tanaman Seledri

Cara menanam seledri sangat menggiurkan karena selain dengan rasanya yang renyah tanaman ini juga beraroma sangat sedap. Selain itu tanaman seledri juga sangat bernilai ekonomi tinggi bila kamu ingin menjualnya. Belum lagi, ditambah dengan banyaknya manfaat untuk kesehatan buat tubuh. pohon seledri Menurut para penelitian, dari mulai biji seledri, daun, batang, sampai dengan akarnya semua sangat berguna. Biasanmya, seledri memiliki tiga kepentingan adalah sebagi berikut ini:

  • Seledri tidak akan tumbuh di area berudara yang sangat panas. Di area dengan keadaan suhu udara sejuk saja, seledri mempunyai masa perkembangan yang panjang, sekitar 130 sampai 140 hari.
  • Seledri memerlukan pasokan air yang banyak. Tanah tempat dalam menanam seledri wajib selalu dialiri air karena jika kekurangan air sedikit saja maka tanaman seledri bisa mati dengan begitu saja.
  • Seledri memerlukan jenis tanah yang subur dan kaya akan material organik. Tanaman ini memerlukan akan asupan nutrisi yang stabil dan perlu sering diberi pupuk selama masa perkembangan.
Baca Juga  Cara Menanam Kacang Merah

Cara Menanam Seledri

Cara menanam seledri sebenarnya tidak susah, apalagi sesudah, mengetahui tahu karakteristik dan kebutuhan tanaman seledri ini. Kamu bahkan dapat menanam tanaman seledri dengan menggunakan sisa batangnya. Dengan bercocok tanam seledri juga tidak memerlukan tempat yang lebar karena hanya memerlukan pojokan bagian belakang rumah. dengan menggunakan sebuah pot, maka kamu tetap dapat menanam tanaman seledri dengan menggunakan pot bekas.

1. Potong Ujung Batang Seledri

Potong Ujung Batang Seledri

Dalam menanam tanaman seledri dari sisa batangnya ialah dengan menentukan bibit terbaik yang akan ditanam kembali. Untuk memperoleh bibit seledri yang terbaik, tentukan tanaman yang mempunyai batang yang cukup besar dan masih segar supaya tanaman seledri dapat tumbuh secara optimal. Setelah itu, kamu potonglah pada bagian batangnya kira-kira 5 cm dari ujung tanaman seledri.


2. Tempatkan di Wadah Berisi Air

Tempatkan di Wadah Berisi Air

Untuk menenmpatkan batang yang sudah dipotong tadi ke dalam dalam gelas kecil atau mangkuk kecil berisi air. Tapi, kamu juga dapat mengganti dengan menggunakan gelas atau mangkok dengan botol bekas. Tentuakan air di dalam wadah tidak merendam untuk semua potongan batang seledri. Untuk hasil optimal, Kamu dapat rendam pada batang seledri sampai dengan setengahnya saja atau sekitar 3 cm. Setelah itu, lalu kamu dapat tempatkan seledri di tempat dengan mendapatkan pencahayaan yang stabil dan untuk suhunya tidak akan menjadi sangat panas pada siang hari. Ingat, suhu udara menjadi salah satu faktor kunci yang sangat penting supaya seledri dapat tumbuh subur secara maksimal.


3. Awasi Pertumbuhan Seledri

Awasi Pertumbuhan Seledri

Dalam beberapa hari disimpan di wadah berisi air, daun-daun kecil akan mulai bermunculan dari atas batang seledri. Setelah seminggu kemudian, kamu dapat melihat pada bagian batang-batang kecil mulai berkembang menjadi tunas seledri baru. Jika kamu telah melihat tanda-tanda dalam perkembangan tanaman seledri kamu, maka segera pindahkan ke dalam pot berisi tanah. Jika tidak, bibit seledrimu malah akan menjadi membusuk, dan kamu akan gagal untuk memanennya.

Baca Juga  Cara Melakukan Budidaya Brokoli

4. Pindahkan ke Dalam Pot Berisi Tanah

Pindahkan ke Dalam Pot Berisi Tanah

Setelah daun dan batang seledri baru bermunculan di atas bibit seledrimu, itu tandanya kamu harus segera memindahkannya ke dalam pot yang ada tanahnya. Kamu dapat menanam secara kembali bibit seledri di dalam pot. Namun kamu harus tentukan bibit seledri kamu tidak ditanam dalam asal tanah sembarangan. Sangat direkomendasikan menanam bibit tanaman seledri di tanah yang subur dan kaya akan nutrisi yang sesuai dengan sayuran dan tanaman herbal seperti seledri.


Cara Merawat Seledri agar Tumbuh Subur

Tanaman seledri membutuhkan perawatan secara khusus supaya dapat tumbuh secara optimal. Tumbuhan kecil ini memang cukup rapuh, tetapi dari segi perawatan sebetulnya tak terlalu menyusahkan, Berikut ini beberapa langkah dalam perawatan tanaman seledri yang baik dan benar:


  • Penyiraman Seledri

Penyiraman Seledri

Proses dalam penyiraman harus dilakukan pada setiap pagi dan sore hari sampai tanaman berusia satu minggu. Setelahnya, durasi dalam penyiraman tanaman seledri diturunkan dan cukup dilakukan sebanyak 2 sampai 3 kali per minggu. Tanaman seledri memang tak harus disiram terlalu sering karena pada dasarnya media tanam seledri tak boleh terlalu basah.


  • Pemupukan Seledri

Pemupukan Seledri

Bila kamu membudidayakan tanaman seledri secara organik, maka pemakaian pupuk organik cair sangat diperlukan dan hasilnya akan sangat optimal. Pupuk organik cair dapat diperoleh dengan sangat gampang di toko-toko pertanian atau kamu dapat juga membuatnya sendiri dengan gampang. Cara memberi pupuknya yaitu cukup siapkan 10 ml pupuk cair yang dicampur dengan menggunakan 1 liter air selanjutnya siramkan secara menyeluruh ke seluruh tanaman seledri kamu.


  • Penanganan Hama

Biasanya, budidaya tanaman seledri pada media pot atau polybag jarang sekali terkena hama atau penyakit. Maka sebaliknya, hama dan penyakit lebih sering ditemui pada budidaya seledri dalam skala luas. Bila hal ini terjadi, maka cobalah untuk membasmi hama-hama tanaman tersebut dengan memakai pestisida organik supaya tanamannya akan tetap terjaga dengan baik dan selalu sehat.

Baca Juga  Cara Budidaya Tanaman Petai

Panen Seledri

Setelah tanaman seledri kamu berumur >3 bulan dari masa penanaman, maka tanaman seledri sudah bisa untuk dipanen. Akan tetapi setiap pada jenis varietas mempunyai masa panennya tersendiri meskipun secara umum tidak jauh berbeda pada masa panen dengan yang lainnya. panen budidaya seledri Tanaman seledri yang sudah dapat dipanen memiliki ciri sudah mencapai masa perkembangannya yang optimal dengan daun yang banyak, ketinggiannya sudah layak sampai memperoleh anakan. Pemanenan dapat dilakukan dengan cara mencabut seluruh pada bagian tanaman seledri atau memetik pada batangnya dalam kurun waktu 1 sampai 2 minggu sekali, maka kamu dapat memanen berikutnya.


Itulah yang dapat saya sampaikan terkait dengan Cara Menanam Seledri di Rumah . semoga pada saaat pandemi seperti ini kalian dapat menjaga selalu kesehatan dan untuk mengisi waktu kosong kalian dapat menanam seledri di pekaranga rumah kalian, semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk yang telah membaca nya, dan saya akan terus menulis iuntuk kalian, Itu saja yang dapat saya sampaikan sekian dan terimaksih.


Baca Artikel Lainnya :