Cara Ternak Tenggiri atau Scomberomor

Anekabudidaya haii haii haii para budidayawan…. Kembali lagi pada postingan artikel kita kali ini yang dimana kali ini kita akan memberikan kalian informasi terbaru dengan bahasan ” Cara Ternak Tenggiri atau Scomberomor “… Semoga informasi ini bisa menjadi bekal kalian untuk mulai melakukan ternak ikan tenggiri.. Selamat membaca dan selamat mencoba ….. 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂

Panen Ikan Tenggiri

Ikan tenggiri atau yang sering disebut dengan nama ilmiahnya Scomberomor merupakan salah satu jenis ikan laut yang banyak ditemukan di berbagai macam daerah perlautan. Ikan tenggiri yang ada di Indonesia paling banyak ditemukan pada daerah Gorontalo. Ikan tenggiri ini masih dalam satu kerabat dekat dengan jenis ikan tuna, ikan tongkol, ikan madidihang, ikan makerel dan ikan kebung. Ikan tenggiri ini juga terbagi menjadi dua jenis yaitu ikan tenggiri yang memiliki daging berwarna merah ( gelap ) dan ikan tenggiri yang memiliki daging berwarna putih ( terang ). Di dalam tubuh ikan tennggiri memiliki kandungan senyawa, seperti: lemak, glikogen serta vitamin. Ikan tenggiri memiliki ciri – ciri morfologi yaitu: pada bagian tubuh ikan tenggiri memiliki bentuk tubuh yang berbentuk memanjang yang memiliki bagian daging dengan tekstur kulit yang licin, ikan tenggiri tidak memiliki sisik kecuali pada bagian gurat sisi yang berukuran kecil. Pada bagian sirip punggung ikan tenggiri terdapat dua bagian, pada bagian letal yang berdekatan dengan bagian depan yang diskong yang memiliki ukuran jari – jari keras sekitar 16 sampai dengan 17 buah, pada bagian belakang diskong memiliki kurang lebih sekitar 3 sampai dengan 4 jari – jari keras, sedangkan memiliki kurang lebih sekitar 13 sampai dengan 14 untuk jari – jari yang lunak. Ikan tenggiri memiliki sirip dubur yang besarnnya sama dengan sirip pada bagian punggung belakangnya serta pada bagian daerah belakangnya memiliki sirip – sirip tambahan yang terdapat sekitar 9 sampai dengan 10 buah sirip tambahan. Pada bagian sirip ekor ikan tenggiri memiliki bercak dua yang berlekuk dengan kedua ujung – ujung siripnya tersebut yang berbentuk memanjang. Pada bagian mulut ikan tenggiri memiliki bentuk mulut yang berbentuk melebar dengan rahang pada bagian atas dan rahang yang ada pada bagian bawah memiliki bentuk yang bergerigi yang tajam serta kuat, pada bagian langit – langitnya memiliki bentuk yang bergerigi dengan ukuran yang kecil – kecil. Punggung pada ikan tenggiri memiliki warna punggung yang kebiru – biruan dengan bagian pinggiran tubuh dan bagian perut ikan tenggiri tersebut memiliki warna tubuh dan perut yang berwarna perak. Ikan tenggiri ini juga merupakan jeis ikan yang tergolong sebagai ikan besar yang ukuran panajng tubuh pada ikan tenggiri tersebut dapat mencapai sekitar 150 cm.

Baca Juga  Cara Melakukan Pemeliharaan Ikan Molly

  1. Proses Persiapan Benih Ikan

Hal utama yang perlu menjadi perhatian dalam melakukan budidaya ikan tenggiri adalah pada tahapan proses persiapan benih ikan tenggiri. Benih ikan pada budidaya ikan tenggiri dapat diperoleh dengan membelinya pada tempat penjualan benih – benih ikan terdekat. Akan tetapi, pembudidaya tetap harus memastikan kualitas dari benih ikan tersebut. Benih ikan yang akan digunakan untuk melakukan budidaya ikan tenggiri haruslah dalam keadaan yang sehat dan tidak terdapat cacat pada fisik ikan tenggiri tersebut.

  1. Proses Kepadatan Kolam

Setelah melakukan tahapan pada proses persiapan benih ikan, lanngkah selanjutnya yang harus juga diperhatikan dalam melakukan budidaya ikan tenggiri adalah pada tahapan proses kepadatan kolam. Adapun hal – hal yang perlu diperhatikan dalam kepadatan kolam adalah sebagai berikut:

  1. Pembudidaya haruslah melakukan pengamatan terhadap kepadatan kola, hal ini dikarenakan padat tebar yang tinggi akan membuat ikan mudah stress.
  2. Kepadatan optimal kolam dalam melakukan budidaya ikan tenggiri sekitar 150 sampai dengan 200 ekor per meter kubiknya.
  3. Ketika ikan tenggiri berumur sekitar 1 sampai dengan 1,5 bulan kepadatan tersebut haruslah dikurangi menjadi 100 ekor.
  4. Ketika ikan tenggiri tersebut brumur sekitar 2 bulan kepadatan tersebut haruslah kembali dikurangi menjadi sekitar 20 sampai dengan 25 ekor per meter kubiknya.

  1. Proses Pemberian Pakan

Setelah melakukan tahapan pada proses kepadatan kolam, lanngkah selanjutnya yang harus juga diperhatikan dalam melakukan budidaya ikan tenggiri adalah pada tahapan proses pemberian pakan. Pemberian pakan dalam budidaya ikan tenggiri dapat dilakukan dengan intensitas pemberian pakan sekitar 3 kali di dalam sehari. Pakan baik diberikan pada waktu pagi, siang serta sore hari. Pada ikan tenggiri yang masih berukuran kecil dapat diberikan pakan dengan intensitas pemberian yang sesering mungkin.

Baca Juga  Cara Budidaya Ikan Tenggiri

  1. Proses Pemberian Vitamin

Setelah melakukan tahapan pada proses pemberian pakan ikan, lanngkah selanjutnya yang harus juga diperhatikan dalam melakukan budidaya ikan tenggiri adalah pada tahapan proses pemberian vitamin ikan. Pemberian vitamin memiliki tujuan agar ikan tenggiri tersebut nafsu makannya dapat meningkat sehingga membuat ikan tenggiri tersebut cepat besar. Proses pemberian vitamin pada budidaya ikan tenggiri dapat dilakukan dengan cara memcampurkan vitamin tersebut dengan pakan, lalu tinggal ditebarkan ke dalam kolam ikan tenggiri tersebut.

  1. Proses Perkembangbiakan

Setelah melakukan tahapan pada proses pemberian vitamin ikan, lanngkah selanjutnya yang harus juga diperhatikan dalam melakukan budidaya ikan tenggiri adalah pada tahapan proses perkembangbiakan ikan. Ikan yang sudah mengalami proses perkembanngbiakan akan memiliki ciri – ciri berikut ini, yaitu: pada tubuh ikan akan mengalami perubahan secara fisik berupa ukuran tubuh ikan akan semakin besar, ikan juga akan mengalami pematang pada gonand yang akan menandakan bahwa ikan tenggiri tersebut siap untuk dilakukan proses pemijahan. Proses pemijahan pada budidaya ikan tenggir dapatlah dilakukan pada temat kolam khusus, hal tersebut bertujuan untuk mendapatkan benih pada ikan tenggiri untuk periode proses pembudidayaan selanjutnya.

  1. Proses Pemanenan Ikan

Setelah melakukan tahapan pada proses perkembangbiakan ikan, lanngkah selanjutnya yang harus juga diperhatikan dalam melakukan budidaya ikan tenggiri adalah pada tahapan akhir yaitu pada proses panen ikan. Proses pemanenan pada budidaya ikan tenggiri dapatlah dilakukan ketika ikan tersebut telah berumur kurang lebih sekitar 4 bulan setelah proses penebaran serta ukuran berat tersebut telah mencapai sekitar 1 kg untuk per ekornnya. Proses pemanenan pada budidaya ikan tenggiri ini dapat dilakukan pada saat pagi ataupun sore hari.

Baca Juga  Cara Ternak Ikan Laut Kembung

Demikianlah informasi yang telah disampaikan pada postingan artikel kali ini yang membahas tentang ” Cara Ternak Tenggiri atau Scomberomor “… Semoga informasi yang sudah disampaikan tersebut dapat bermanfaat untuk para pelaku budidaya atau yang baru akan mencobanya.. So,, tetap stay di web anekabudidaya.com yaaaa..,,,, karena masih banyak informasi – informasi yang tidak kalah menarik lainnya yang akan kami berikan kepada para budidayawan… 🙂 🙂 🙂 🙂

Berikut Artikel Terkait Lainnya