Cara Pemeliharaan Ikan Bandeng

Anekabudidaya haii haii haii para budidayawan…. Kembali lagi pada postingan artikel kita kali ini yang dimana kali ini kita akan memberikan kalian informasi terbaru dengan bahasan ” Cara Pemeliharaan Ikan Bandeng “… Semoga informasi ini bisa menjadi bekal kalian untuk mulai melakukan pemeliharaan ikan bandeng… Selamat membaca dan selamat mencoba ….. 🙂 🙂 🙂 🙂

Budidaya Ikan Bandeng

Ikan Bandeng jenis ikan air tawar yang biasa dikonsumsi oleh masyarakata khususnya masyarakat yang berada di kawasan Asia Tenggara. Ikan bandeng merupakan species yang masuk pada jenis spesies suku Chanidae. Sebagai ikan yang dapat dikonsumsi, ikan bandeng memiliki kandungan protein yang cukup tinggi di dalamnya selain itu juga ikan bandeng memiliki kandungan sumber lemak, mineral dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Ikan bandeng dianggap sebagian orang tidak memiliki kolesterol sehingga ikan bandeng sangat baik untuk di konsumsi. Ikan bandeng juga dikenal dengan nama ilmiahnya milkfish yang memiliki ciri tubuh langsing berbentuk seperti puluru, sirip ekor bercabang sebagai petunjuk bahwa ikan bandeng merupakan ikan tipe perenang yang cepat. Tubuhnya berwarna putih keperak-perakan dan dagingnya berwarna putih susu. Ciri umum yang ada pada ikan bandeng memiliki tubuh yang memanjang agak gepeng, mata tertutup lapisan lemak, pangkal sirip perut dan dubur tertutup sisik. Tpe sisiknya ialah cycloid lunak warna hitam kehijauan dan keperakan. Ikan Bandeng jenis ikan air tawar yang biasa dikonsumsi oleh masyarakata khususnya masyarakat yang berada di kawasan Asia Tenggara. Ikan bandeng merupakan species yang masuk pada jenis spesies suku Chanidae. Sebagai ikan yang dapat dikonsumsi, ikan bandeng memiliki kandungan protein yang cukup tinggi di dalamnya selain itu juga ikan bandeng memiliki kandungan sumber lemak, mineral dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Ikan bandeng dianggap sebagian orang tidak memiliki kolesterol sehingga ikan bandeng sangat baik untuk di konsumsi. Ikan bandeng juga dikenal dengan nama ilmiahnya milkfish yang memiliki ciri tubuh langsing berbentuk seperti puluru, sirip ekor bercabang sebagai petunjuk bahwa ikan bandeng merupakan ikan tipe perenang yang cepat. Tubuhnya berwarna putih keperak-perakan dan dagingnya berwarna putih susu. Ciri umum yang ada pada ikan bandeng memiliki tubuh yang memanjang agak gepeng, mata tertutup lapisan lemak, pangkal sirip perut dan dubur tertutup sisik. Tpe sisiknya ialah cycloid lunak warna hitam kehijauan dan keperakan.

  1. Menentukan Letak Kolam
Baca Juga  Cara Merawat Ikan Hias Cupang

Hal yang pertama yang akan dilakukan untuk membudidayakan ikan bandeng yaitu tentukan letak lokasi kolam yang sesuai dengan jenis jenis ikan bandeng air tawar. Jika lokasi letak kolam dekat dengan sumber perairan seperti: sungai, danau ataupun laut, pembudidaya dapat membuat tambak/kolam di sana. Akan tetapi, jika lokasi pembudidaya jauh dari sumber air, pembudidaya dapat melakukan pembuatan kolam/tambak sendiri. Hal yang haris diperhatikan dalam membuat tambak/kolam sebagai berikut:

  1. Apabila ikan bandeng yang dipilih untuk dibudidayakan adalaha jenis ikan bandeng air tawar, maka kolam/tambak yang akan dibuat adalah jenis kolam/tambak air tawar.
  2. Pembudidaya dapat memanfaatkan genangan air di dalam tanah maupun genangan air sawah yang ada.
  3. Tinggi air kolam tidak boleh terlalu dalam kedalamannya.
  4. Kemudian, tentukan panjang dan lebar kolam yang akan dibuat sebab hal ini bertujuan untuk memperhitungkan, berapa banyak bibit yang akan digunakan.
  5. Berikan plankton alami, agar calon benih ikan bandeng bisa mencari makan secara alami.
  1. Persiapan Kolam

Persiapan kolam yang dilakukan oleh pemmbudidaya dapat mempengaruhi keberhasilan budidaya yang dilakukan. Jika pembudidaya menginnginkan budidayanya berjalan dengan baik hendaknya hal yang dapat dilakukan sebagai berikut: buatlah sarana dan prasarana kolam yang akan digunakan untuk budidaya, dimulai dari pintu air, caren, saringan, saluran pemasukan, saluran pengeluaran, pompa air, jala lingkar dan lain-lain. Kemudian, bersihkan endapan lumpur yang ada sebab, endapan lumpur tersebut biasanya mengandung racun yang berbahaya bagi benih baru. Lalu berikanlah kapur ke dalam kolam kapur yang digunakan adalah kapur CaCO3, dsn untuk tetap meningkatkan pH tanah dan membunuh bakteri pathogen. Selanjutnya lakukanlah pengisian air sebelum pembudidaya dapat menebar benih yang telah dipersiapkan.

  1. Siapkan Benih
Baca Juga  Cara Budidaya Ikan Nila

Siapkanlah benih ikan bandeng untuk melakukan pembudidayaan. Namun, untuk dapat menghasilkan ikan bandeng yang memiliki kualitas yang baik dapat dilakukan dengan: pilihlah benih ikan bandenga yang tidak mengalami cacat, benih yang berkualitas akan lebih aktif, pillihlah benih yang sehat, pilih benih sesuai dengan jenis ikan bandeng yang akan dibudidayakan, ukuran benih ikan bandeng sekitar 1- 3 inch dan letakan benih ikan bandeng ke dalam bak atau wadah plastik yang bersih dan jangan lupa diberi udara.

  1. Tebar Benih

Penebaran benih ikan bandeng dilakukan dengan melihat faktor – faktor, seperti: memperhitungkan dan menyesuaikan dengan metode pembesaran ikan. Untuk metode tradisional yang disempurnakan, biasanya adalah 2 – 4 ekor / m2 disesuaikan dengan beratnya. Lama pemeliharaan ikan bandeng adalah kurang lebih 4,5 bulan.Waktu penebarannta baik dilakukan pada sore hari atau sekitar pukul 16.00 – 17.00. Penebaran juga bisa dilakukan pagi hari, yakni sekitar pukul 07.00, karena pada waktu tersebut. kondisi perubahan suhu tidak mencolok, parameter air dan lingkungan tidak banyak berubah. Penebaran benih ikan bandeng dilakukan dengan melihat faktor – faktor, seperti: memperhitungkan dan menyesuaikan dengan metode pembesaran ikan. Untuk metode tradisional yang disempurnakan, biasanya adalah 2 – 4 ekor / m2 disesuaikan dengan beratnya. Lama pemeliharaan ikan bandeng adalah kurang lebih 4,5 bulan.Waktu penebarannta baik dilakukan pada sore hari atau sekitar pukul 16.00 – 17.00. Penebaran juga bisa dilakukan pagi hari, yakni sekitar pukul 07.00, karena pada waktu tersebut. kondisi perubahan suhu tidak mencolok, parameter air dan lingkungan tidak banyak berubah.

  1. Perawatan dan Pemeliharaan

Untuk dapat menghasilkan budidaya ikan bandeng yang berkualitas, haruslah dilakukannya perawatan dan pemeliharaan. Perawatan dan pemeliharaan yang dilakukan pada ikan bandeng dilakukan dengan pengendalian hama. Hal tersebut dilakukan karena di dalam sebuah sekosistem terdapat hama dan penyakit yang dapat mengganggu benih ikan bandeng. Untuk mencegah terjadinya hal tersebut, dapat dilakukan dengan metode pengendalian hama, yakni secara fisik (pemasangan tali-tali tidak berwarna, pemasangan perangkap, pemasangan saringan pada pintu air), dan secara kimiawi, yakni dengan menggunakan pestisida. Untuk dapat menghasilkan budidaya ikan bandeng yang berkualitas, haruslah dilakukannya perawatan dan pemeliharaan. Perawatan dan pemeliharaan yang dilakukan pada ikan bandeng dilakukan dengan pengendalian hama. Hal tersebut dilakukan karena di dalam sebuah sekosistem terdapat hama dan penyakit yang dapat mengganggu benih ikan bandeng. Untuk mencegah terjadinya hal tersebut, dapat dilakukan dengan metode pengendalian hama, yakni secara fisik (pemasangan tali-tali tidak berwarna, pemasangan perangkap, pemasangan saringan pada pintu air), dan secara kimiawi, yakni dengan menggunakan pestisida.

  1. Panen
Baca Juga  Cara Budidaya Ikan Patin

Jika ikan bandeng telah mencapai ukuran konsumtif, maka ikan bandeng sudah dapat dipanen. Biasanya, pemanenan ikan bandeng dilakukan secara selektif atau dapat juga dilakukan panen sekaligus.. Jika ikan bandeng telah mencapai ukuran konsumtif, maka ikan bandeng sudah dapat dipanen. Biasanya, pemanenan ikan bandeng dilakukan secara selektif atau dapat juga dilakukan panen sekaligus..