Cara Merawat Burung Murai

Diposting pada

Anekabudidaya.Com –  Jenis Burung Murai memang telah menjadi salah satu jenis burung kicau terkenal untuk para pecinta burung mania. sudah tidak heran, jika untuk harga Burung Murai ini selalu mahal di pasara, sehingga pecinta burung sangat jarang sekali memiliki Burung Murai kecuali mereka memiliki budget yang lebih, akan tetapi untuk harga nya yang mahal tidak mengurangi orang yang memelihara Burung Murai tersebut sehingga sudah banyak sekali perlombaan untuk kontes Burung Murai.

Untuk anakan burung Murai Batu saja dapat mencapai jutaan rupiah per ekornya, sedangkan untuk Burung Murai yang telah gacor dan sering memenangkan perlombaan, harganya bisa menncapai sangat tinggi hingga ratusan juta rupiah per ekor.

Jadi sangat maklum saja bila sudah banyak sekali pemelihara Burung Murai yang tergiur untuk mempunyai Burung Murai, selain dalam kecerdasannya yang bisa menirukan suara burung lainnya, Burung Murai juga dapat menjadi investasi yang menguntungkan dikemudian hari bila kamu ingin menjualnya.

Cara Merawat Burung Murai


Cara Merawat Burung Murai

Cara Merawat Burung Murai

Burung murai telah dikenal sebagai burung yang menarik. Burung yang mempunyai ekor yang cukup panjang ini memiliki suara kicauan yang indah untuk didengar. Oleh sebab itu, sedah banyak sekali penggemar Burung Murai yang menyukainya. Apalagi kalau jenis Burung Murai ini telah gacor. Maka untuk harga jualnya dapat melambung sangat mahal sekali.

Dalam perawatan burung murai ini termasuk tidak gampang untuk dilakukan. Tidak jarang sekali mendengar ada yang mengeluh tentang merawat burung murai yang dipeliharanya mudah jatuh sakit. buat kalian yang mau merawat burung murai bisa mengikuti cara berikut ini.

Baca Juga  Cara Budidaya Ikan Gurame

1. Melakukan Pengembunan Burung

Melakukan Pengembunan Burung

Istilah katanya ialah dengan mengangin-anginkan Burung Murai pada saat menjelang pagi hari. Sebelum akan dimandikan, Burung Murai ini harus diangin-anginkan terlebih dahulu dengan cara diletakkan di luar rumah. Tujuannya supaya Burung Murai bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Kamu bisa melakukan cara proses ini sekitar 30 menit sehingga akan maksimal dalam proses mengangin-anginkan.


2. Memandikan Burung Murai

Memandikan Burung Murai

Selanjutnya diangin-anginkan, kamu bisa memandikan seekor burung dengan cara disemprot atau dimandikan dalam sebuah kurungan Burung Murai. Burung murai yang bersih akan “kebal” terhadap penyakit yang akan menyerang Burung Murai tersebut.


3. Menjaga Kebersihan Sangkar

Menjaga Kebersihan Sangkar

Burung Murai yang sehat akan bergantung dari kebersihan kandangnya. Oleh sebab itu, kamu perlu teratur dalam membersihkan sangkar Burung Murai dengan cara menyingkirkan kotoran yang ada di sangkar Burung Murai dan dapat mengganti air minum burung setiap hari sehingga tidak ada penyakit yang menempel pada kandang Burung Murai.


4. Memberikan Makan

Memberikan Makan

Setelah Burung Murai telah dimandikan, waktunya burung supaya diberi makanan kamu bisa memberikan seekor jangkrik sebagai pakannya. Berikan pada porsi makan yang sesuai, seperti sebanyak lima ekor jangkrik untuk setiap pemberiak pakan.

Dalam memberikan makanan jangkrik ini ada cara tersendiri untuk melakukannya. Sebaiknya kamu tidak langsung dalam memberikannya dengan menggunakan tangan. Namun lebih baik, kamu dapat meletakkan di tempat makanan jangkrik. Fungsinya, supaya jangkrik dapat bergerak sehingga tidak manja seterusnya.

Pemberian makan jangkrik ini bisa dilakukan pada saat pagi dan sore hari. Untuk sementara dalam pemberian kroto cukup dilakukan seminggu sekali. Kmau bisa juga dengan memberikan yang beragam seperti makanan lainnya, yaitu Ulat hongkong. Jangan lupa dalam memberikan multivitamin dengan sebanyak dua kali dalam seminggu supaya Ulat hongkong menjadi sehat dan kuat dan tidak mudah sakit.

Baca Juga  Cara Ternak Angsa

5. Menjemur Burung Murai

Menjemur Burung Murai

Proses dalam merawat burung murai selanjutnya ialah dengan cara menjemurnya. Lakukan proses penjemuran tersebut sekitar satu jam lamanya. Penting untuk diketahui pada saat proses dijemur, burung murai tidak melihat burung murai lainnya.


6. Pemasteran Burung Murai

Pemasteran Burung Murai

Waktu yang terbaik dalam memasterkan Ulat hongkong ialah sekitar pukul 10 pagi sampai dengan 4 sore. Sebab di waktu tersebut, burung murai akan lebih gampang dalam menangkap suara master burung yang kamu inginkan. kamu bisa melakukan proses pemasteran Ulat hongkong ini kira-kira dalam 15 menit lamanya.


7. Mengamati Karakter Burung

Mengamati Karakter Burung

Untuk setiap burung murai sejatinya mempunyai suatu karakter tersendiri yang akan di lakukan. Sekalipun sama-sama berjenis burung murai, namun selera ataupun untuk porsi jumlah makan yang perlukan dapat berbeda. oleh karena itu, kamu harus mengamati karakter burung murai yang kamu miliki. Dengan cara demikian, kamu bisa memberikan ‘takaran’ porsi makanan yang pantas dengan karakter burung yang kamu miliki.


Itulah yang dapat saya sampaikan terkait dengan Cara Merawat Burung Murai Sehingga kalian dapat memahami cara merawat burung Murai yang baik dan benar dan burung Murai kamu akan gacor sehingga kamu akan merasa puas bila burung kesayangan kamu berbunyi dengan sangat rajin di saat pagi hari maupun sore hari, Itu saja yang dapat saya sampaikan terkait dengan Cara Merawat Burung Murai, Sekian dan terimakasih.


Baca Juga :