Cara Memellihara Ikan Guppy

Anekabudidaya haii haii haii para budidayawan…. Kembali lagi pada postingan artikel kita kali ini yang dimana kali ini kita akan memberikan kalian informasi terbaru dengan bahasan ” Cara Memelihara Ikan Guppy “… Semoga informasi ini bisa menjadi bekal kalian untuk mulai melakukan pemeliharaan ikan guppy.. Selamat membaca dan selamat mencoba ….. 🙂 🙂 🙂 🙂

                         Budidaya Ikan Guppy (Poecilia reticulata)

Ikan guppy atau yang sering disebut dengan nama ilmiahnya Poecilia reticulata merupakan salah satu jenis komoditi ikan hias yang memiliki nilai ekonomis yang juga cukup baik. Ikan guppy merupakan jenis ikan hias yang memiliki bagian sirip – sirip iakan yang berwarna – warni yang sangat canntik dan juga sangat menarik untuk dilihat. Ikan guppy memiliki berbagai macam varian warna pada ikan guppy tersebut, seperti berwarna biru, merah, hijau, kuning atau juga ada yang memiliki warna yang berwarna kombinasi. Ikan guppy juga memiliki bentuk ekor yang sagat menarik yang ekornya memiliki bentuk yang berbentuk menyerupai seperti kipas yang membulat ataupun juga berbentuk melebar. Ikan guppy memiliki ciri – ciri morfologi pada tubuhnya yaitu: pada bagian tubuh pada ikan guppy memiliki bentuk tubuh yang memiliki ukuran yang kecil yang tubuhnya berbentuk melonjong serta silindris yang dapat memanjang. Pada bagian kepala pada ikan guppy memiliki bentuk kepala yang kecil yang kemudian dapat membesar pada bagian tengah tubuh ikan guppy tersebut lalu mengecil pada bagian ekor ikan guppy tersebut. Pada bagian sirip ika guppy memiliki bagian sirip yang lengkap yang terdiri dari bagian sirip dada, sirip punggung, sirip dubur serta memiliki juga sirip ekor. Pada bagian sirip ekor memiliki bentuk sirip ekor yang dapat membesar yang membulat dan berbentuk menyerupai kipas, selain it juga pada bagian sirip ekor pada ikan guppy tersebut terdapat corak – corak yang berwarna cerah. Tubuh pada ikan guppy memiliki tubuh yang berwarna cerah, misalnya seperti berwarna: biru, merah, hijau, kuning, coklat, hita, da lain – lainnya yang menjadikan ciri khas pada ikan guppy tersebut.

Baca Juga  Cara Budidaya Ikan Salmon

Berikut ini adalah hal – hal yang harus diperhatikan dalam melakukan pemeliharaan pada ikan guppy adalah sebagai berikut:

  1. Proses Pemilihan Induk

Proses pemilihan indukan ikan guppy pada budidaya ikan guppy merupakan hal yang perlu diperhatikan. Pembudidaya harus mencari indukan ikan guppy dari indukan yang unggul, yang memiliki kondisi yang bugar serta tidak cacat dan terbebas dari penyakit. Pada ikan guppy jantan memiliki ciri, yaitu: ikan tersebut lincah, memiliki ekor dan sirip yang mengembang, memiliki warna yang cerah dan memiliki ukuran bentuk tubuh yang lebih besar. Sedangkan ciri ikan guppy betina, yaitu: ikan guppy lebih lamban, memiliki bentuk sirip dan ekor yang lebih pendek, memiliki warna yang kusam serta memiliki ukuran bentuk tubuh yang lebih kecil. Induk ikan guppy yang sudah siap untuk dikembangbiakan memiliki ciri – ciri, sebagai berikut:

  1. Indukan ikan guppy jantan berumur 4 sampai dengan 8 bulan dan untuk ikan guppy betina 3 sampai dengan 4 bulan.
  2. Ikan guppy jantan memiliki gerakan yang lincah sedangkan pada ikan cupang betina memiliki gerakan yang lambat.
  3. Ikan guppy jantan memiliki warna yang terang dan memiliki sirip yanng panjang, sedangkan pada ikan guppy betina memiliki warna yang kusam dan siripnya pendek.
                 Induk Ikan Guppy Jantan dan Guppy Betina

 

  1. Proses Pemijahan

Proses pemijahan yang dapat dilakukan dalam budidaya ikan guppy adalah sebagai berikut:

  1. Persiapkan wadah dengan ukuran 22 x 22 x 22 cm dan gelas plastik untuk ikan guppy betina serta tumbuhan air.
  2. Pada proses perkawinan pada ikan guppy, ikan guppy dapat menghasilkan hingga 1.000 butir telur.
  3. Pada saat proses pembuahan, telur pada ikan guppy akan menetas dalam kurun waktu kurang lebih 24 jam.
  4. Ikan guppy yang akan panen dapat mencapai 31 sampai dengan 50 ekor dalam 1 kali proses kawin.
Baca Juga  Cara Budidaya Ikan Patin
                                                   Proses Pemijahan

 

  1. Langkah Pemijahan

Dalam melakukan budidaya ikan guppy proses pemijahan juga merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh pembudidaya. Adapun langkah – langkah yang dilakukan dalam melakukan proses pemijahan pada ikan guppy, adalah sebagai berikut:

  1. Air diisi dengan ukuran 11 sampai dengan 15 cm pada wadah pemijahan, jangan menggunakan air PAM yang memiliki bau kaporit.
  2. Tanaman air dimasukan pada wadah.
  3. Masukkan ikan jantan yang telah siap untuk kawin, biarkan 1 hari di dalam wadah.
  4. Jika ingin memancing ikan guppy jantan membuat gelembung dapat dilakukan dengan memasukkan ikan guppy betina dengan cara dipisah, yaitu ikan guppy betina dimasukkan pada gelas plastik bening dan masukan pada akuarium yang berisi ikan jantan.
  5. Waktu pemijahan berlangsung kurang lebih pada pukul 8 sampai dengan 10 pagi atau 4 sampai dengan 6 sore.
  6. Setelah pembuahan selesai, angkat indukan betina
  7. Kurang lebih selama 1 hari telur – telur akan menjadi burayak.
  8. Setelah 3 hari berikan burayak makanan berupa kutu air.
  9. Perlu diperhatikan, tidak boleh memberikan pakan lebih banyak dari burayak .
  10. Indukan guppy jantan dapat diambil ketika burayak telah berusia 2 minggu dari telur menetas.
  11. Pindahkan burayak pada tempat atau wadah yang lebih luas serta berilah larva nyamuk.
  12. Pembudidaya dapat memilih ikan guppy berdasarkan jenis kelamin setelah ikan guppy berusia sekitar 1,5 sampai dengan 2 bulan.
  1. Proses Perawatan

Di dalam melakukan budidaya pada ikan guppy pada tahapan proses perawatan pada ikan guppy yang dapat dilakukan atau dipelihara di dalam akuarium dengan tanpa adanya aerator hal ini dikarenakan pada ikan guppy tersebut dapat hidup pada kondisi air yang minim akan sumber oksigen. Pembudidaya pada ikan guppy harus selalu melakukan perganitian air di dalam wadah dengan secara berkala dan melakukan pengecekan pada akuarium tersebut apakah masih terdapat penumpukan kotoran dan sisa pakan yang terdapat pada dasar akuarium tersebut, karena jika hal tersebut dibiarkan begitu saja akan dapat menimbulkan penyakit yang nantinya akan dapat membunuh ikan guppy tersebut karena terjadinya air yang tercemar oleh kotoran tersebut. Melakukan perawatan untuk ikan guppy aduan pembudidaya dapat menyimpan ikan guppy aduan tersebut di dalam toples kaca dengan ukuran yang kecil. Ikan guppy akan lebih agresif jika disimpan pada tempat yang kurang cahaya atau pada tempat yang gelap.

Baca Juga  Cara Pembudidayaan Ikan Laut Tonkol
                       Proses Perawatan Ikan Gupy

 

Demikianlah informasi yang telah disampaikan pada postingan artikel kali ini yang membahas tentang ” Cara Memelihara Ikan Guppy “… Semoga informasi yang sudah disampaikan tersebut dapat bermanfaat untuk para pelaku budidaya atau yang baru akan mencobanya.. So,, tetap stay di web anekabudidaya.com yaaaa..,,,, karena masih banyak informasi – informasi yang tidak kalah menarik lainnya yang akan kami berikan kepada para budidayawan… 🙂 🙂 🙂 🙂

Berikut Artikel Terkait Lainnya