Cara Budidaya Mantang

Anekabudidaya haii haii haii para budidayawan…. Kembali lagi pada postingan artikel kita kali ini yang dimana kali ini kita akan memberikan kalian informasi terbaru dengan bahasan ” Cara Budidaya Mantang “… Semoga informasi ini bisa menjadi bekal kalian untuk mulai melakukan penanaman tanaman mantang.. Selamat membaca dan selamat mencoba ….. πŸ™‚ πŸ™‚ πŸ™‚ πŸ™‚ πŸ™‚

Mantang atau yang sering disebut dengan nama ilmiahnya Ipomoea batatas atau juga dalam bahasa Inggris disebut dengan sweet potato merupaka salah satu jenis tanaman umbi – umbian yang dapat dibudidaya. Pada ubi jelar bagian yang dapat dimanfaatkan adalah pada bagian akarnya yang membentuk umbi, pada bagian tersebutlah terkandung kadar gizi yaitu karbohidrat yang cukup tinggi. Di daerah Afrika sendiri, umbi ubi jalar menjadi salah satu jenis sumber makanan pokok yang cukplah penting. Sedangkan di daerah Asia sendiri, ubi jalar selain dimanfaatkan pada bagian umbinya, pada bagian daun mudanya pun ubi jalar juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat sayuran. Tidak hanya dapat dikonsumsi, ubi jalarpun ada yang dijadikan tanaman hias karena keindahan daunnya.

Mantang atau Ipomoea batatas ini memiliki kandungan lebih dari 400% nya untuk kebutuhan manusia sehari – hari yaitu untuk memenuhi Vitamin A dan terdapat serat protasiumΒ  yang terkandung di dalam 1 buah ubi jalar yang memiliki ukurang yang sedang. Selain itu, ubi jalar juga memiliki kandungan gula alami yang lebih banyak jika dibandingakan dengan tanaman kentang, namun ubi jalar memiliki kandungan dengan jumlah kalori yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan tanaman kentang. Menurut Livescience, dalam 1 buah ubi jalar yang memiliki ukuran sedang atau sekitar 131 gr, memiliki kandungan kalori di dalamnya sebesar 110 kalori dengan nol kalori yang berasal dari lemak. Ubi jalar juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam masalah kesehatan yaitu: untuk diabetes, tekanan darah, kanker, kekebalan tubuh dan anti inflamasi, kesehatan jantung sampai dengan untuk penglihatan.

Baca Juga  Cara Menanam dan Merawat Tanaman Blewah

  1. Persiapan Bibit

Dalam melakukan persiapan bibit pada budidaya tanaman ubi jalar dapatlah dilakukan dengan melalui 2 cara dalam menggunakan benih untuk melakukan proses penanaman ubi jalar, yaitu: dengan cara generatif ataupun dengan cara vegetatif. Melalui cara atau metode generatif, yaitu dengan memilih ubi jalar yang memiliki kualitas yang baik. Dalam hal ini umbi yang telah dipilih didiamkan pada tempat yang memiliki tingkat kelembaban yang cukup sampai tunas pada umbi tersebut keluar. Tunas yang sudah keluar tersebut dapatlah dipotong lalu kemudian dilakukan penannaman. Dalam melakkukan metode generati ini dipergunakan untuk menanam tanaman ubi dalam skala yang cukup besar.

Dengan menggunakan metode stek, yaitu dengan melakukan pemilihan calon induk dari tanaman yang telah memiliki umur lebih dari 2 bulan serta tanaman tersebut memiliki ruas yang pendek. Hal tersebt dilakukan dengan memotong batang tanaman yang memiliki ukuran panjang 16 sampai dengan 25 cm. Kemudian pada batang yang telah dilakukan distek lalu diikat dan dibiarkan padai tempat yang cukkup teduh selama lebih kurang seminggu. Metode perbanyakan dengan cara vegetatif atau stek ini direkomendasikan hanya untuk 3 sampai dengan 5 generasi penanaman pada tanaman ubi jalar.


  1. Persiapan Lahan

Lahan yang akan digunakan untuk melakukan budidaya tanaman ubi jalar adalahlahan yang memiliki struktur tanah yang baik yaitu lahan yang memiliki drainase dengan baik dan bukan tanah yang mengandung lumpur. Hal ini dikarena pada ubi jalar membutuhkan tanah yang gembur untuk pengembangbiakan pada umbi jalar tersebut. Jadi dalam ini lahan yanga akan digunakan untuk melakukan budidaya pada ubi jalar harus digemburkankan terlebih dahulu dengan cara melakukan pencangkulam atau bahkan melakkukan pembajakan pada lahan tersebut.

Baca Juga  Cara Budidaya Buah Cipluk

Pada budidaya ubi jalar tidak membutuhkan banyak pupuk. Pupuk kandangyang akan dipakai sebagai pupuk dasar dengan jumlah 21 ton/ hektar. Pada lahan dibuatlah bedengan yang memiliki ketinggian 31 sampai dengan 40 cm dan memiliki lebar sekitar 1 meter dan untuk jarak antara bedengan dibuat dengan jarak 51 atau 70 cm.


  1. Penanaman

Proses penanaman yang dilakukan pada budidaya ubi jalar yaitu dengan membenamkan dua pertiga dari stek tanaman yang telah disiapkan ke dalam tanah. Jarak yang harus disediakan antara tanaman dalam 1 baris adalah 31 cm dan jarak antara baris tanaman adalah 41 cm. Pada 1 hektar lahan tanaman ubi jalar membutuhkan sekitar 36.500 batang tanaman ubi jalar.


  1. Pemeliharaan

Pemeliharan juga merupakan hal yang tidaklah kalah penting untuk melakukan budidaya tanaman ubi jalar. Tanaman ubi jalar merupakan jenis tanaman yang tahan akan kondisi tanah yang kering. Setelah proses penanaman pada tanaman ubi jalar selama 2 sampai dengan 3 minggu masa penanaman, penyulaman harus segera dilakukan ketika tanaman ubu jar sudah mati atau tanaman ubi jalar tumbuh secara tidak normal. Penyulaman tanaman ubi jalar dilakukan dengan cara mencabut tanaman ubi jalar yang telah mati dan langsung menggantikannya dengan stek baru.

Ketika tanaman ubi jalar telah berumur 4 minggu setelah masa tanam, dapat dilakukanlah pembongkaran tanah yang dilakukan pada bagian sisi kiri dan kanan tanaman. Hai tersbut dilakukan dengan tujuan supaya akar tanaman pada ubi jalar tidak menyebar ke mana – mana tahapan pada proses tersebut dilakukan bersamaan dengan tahapan proses penyiangan. Ketika tanaman ubi jalar sudah mulai berumur 6 sampai dengan 8 minggu setelah tanam, tanah yang telah dibuang ditutup kembali sementara pada bagian akarnya yang menyebar keluar dari jalur tanam, dibersihkan.

Baca Juga  Cara Budidaya Buah Langsat

  1. Panen

Pada tanaman ubi jalar dapat dipanen pada saat tanaman ubi jalar berusia 3,5 sampai dengan 4 bulan, dengan cara umbi dimabil dari dalam tanah denagn cara mencabut batang tanaman ubi jalar atau dengan mengeruk tanah di sekitar batang tanaman dengan tangan. Setelah umbi dicabut, umbi dibersihkan dari sisa – sisa tanah yang menempel pada ubi jalar. Panen pada budidaya ubi jalar dianggap berhasil apabila setiap benih menghasilkan 1 kg umbi.

Demikianlah informasi yang telah disampaikan pada postingan artikel kali ini yang membahas tentang ” Cara Budidaya MantangΒ “… Semoga informasi yang sudah disampaikan tersebut dapat bermanfaat untuk para pelaku budidaya atau yang baru akan mencobanya.. So,, tetap stay di web anekabudidaya.com yaaaa..,,,, karena masih banyak informasi – informasi yang tidak kalah menarik lainnya yang akan kami berikan kepada para budidayawan… πŸ™‚ πŸ™‚ πŸ™‚ πŸ™‚

Berikut Artikel Terkait Lainnya