Cara Menanam Buah Naga

Diposting pada

Anekabudidaya haloo haloo haloo para budidayawan…. Kembali lagi pada postingan artikel kita kali ini yang dimana kali ini kita akan memberikan kalian informasi terbaru dengan bahasan ” Cara Menanam Buah Naga “… Semoga informasi ini bisa menjadi bekal kalian untuk mulai melakukan budidaya pada tanaman buah naga… Selamat membaca dan selamat mencoba ….. 🙂 🙂 🙂 🙂

                           Budidaya Buah Naga (Hylocereus undatus)

Tanaman buah naga atau yang sering disebut dengan nama ilmiahnya Hylocereus undatus merupakan jenis tanaman buah yang neniliki habitat asal yang berasal dari negara Gunaya, Amerika Selatan. Tanaman buah naga pada mulanya merupakan jenis buah yang tidak untuk dikonsumsi akan tetapi lebih ditujukan sebagai tanaman hias untuk menghiasi pekarangan rumah. Budidaya tanaman buah naga di Indonesia sendiri untuk luas areal tanaman buah naga masih sangatlah sedikit hal tersebtlah yang membuat prosfek bisnis pada budidaya tanaman buah naga masih sangat terbuka atau memiliki potensial bisnis yang baik. Tanaman buah naga merupakan jenis tanaman buah yang dapat tumbuh dengan baik pada daerah tropis yang mudah untuk beradaptasi dengan berbagai macam kondisi lingkungan dan berbagai perubahan cuaca atau curah hujan. Tanaman buah naga dapat tumbuh pada keadaan curah hujan sekitar 65 mm/ bulan atau juga pada kondisi sekitar 720 mm/ tahun. Akan tetapi, tanaman buah naga juga akan masih dapat  bertahan tumbuh pada kondisi curah hujan sekitar 700 sampai dengan 1.300 mm/ tahun. Tanah yang baik untuk melakukan budidaya tanaman buah naga yaitu pada tanah yang memiliki erasi yang baik dengan pH tanah sekitar 6,5 sampai dengan 7. Sedangkan struktur tanah yang baik yang digunakan dalam budidaya tanaman buah naga yang memiliki kandungan organik dengan kandungan kalsium cukup tinggi memiliki struktur yang berpasir dan drainase haruslah dapat berjalan dengan baik. Tanaman buah naga merupakan jenis tanaman buah yang memiliki berbagai macam jenis zat yang terkandung di dalamnya, seperti: serat alami, kalsium, gula sederhana, beta karoten, protein, lemak, pospor, B2, Vitamin C dan Vitamin B1 dengan banyaknya kandungan yang ada pada tanaman buah naga, tanaman buah naga sering dimanfaatkan untuk kesehatan tubuh seperti: buah naga dapat dimanfaatkan untuk menghambat penuaan dini, merawat kesehatan mata, menurunkan kadar kolestrol, dapat mencegah kanker, dapat meningkatkan napsu makan, mencegah diabetes melitus, dapat juga untuk meningkatkan sistem imun tubuh, memperkuat tulang dan gigi serta dapat dimanfaatkan untuk merawat kesehatan kulit.

Baca Juga  Cara Tanam Buah Cerme
                          Buah Naga (Hylocereus undatus)

Tanaman buah naga memiliki ciri – ciri morfologi berikut ini: Pada bagian akar tanaman buah naga terdiri dari akar utama dan akar udara yang tumbuh disepanjang salur, pada akar tanaman buah naga memiliki sifat yang epifit yang merambat dan dapat menempel pada tiang. Pada bagian batang atau sulur tanaman buah naga, sulur yang terdapat pada buah naga merupakan batang sekulen yang memiliki kandungan air sebagai cadangan air dengan sulur berwarna hijau. Pada bagian bunga tanaman buah naga memilliki bentuk yang berbentuk corong yang memanjang yang memiliki ukuran sekitar 28 sampai dengan 30 cm, pada bagian kelopak bunga bagian luar berwarna hijau dan pada kelopak bunga bagian dalam berwana kuning sedangkan pada mahkota bunga pada saat mekar berwarna putih serta pada benang sarinya memili warna yang berwarna kuning dengan jumlah yang cukup banyak dan putik berwarna kuning pucat. Sedangkan pada bagian buah tanaman buah naga memiliki warna buah yang berwarna merahmuda yang cerah dan memiliki sisik pada struktur kulit buahnya, buah naga memiliki bentuk buah yang berukuran besar dengan bobot buah sekitar 150 sampai dengan 600 gram/ buahnya, daging buah tanaman buah naga memiliki warna yang berwarna putih atau juga merah dengan terdapat biji – biji di dalamnya yang berwarna hitam dan berukuran kecil yang memiliki jumlah yang banyak.

Adapun hal – hal yang perlu diperhatikan dalam menanam buah naga, yaitu:

  1. Proses Persiapan Bibit Tanam

Hal utama yang perlu diperhatikan dalam budidaya tanaman buah naga adalah pada tahapan proses persiapan bibit tanaman. Perbanyakan tanaman dalam budidaya tanaman buah naga dapat dilakukan dengan cara vegetatif atau cara yang dapat dilakukan dengan menggunakan sistem stek batang dan dengan cara generatif atau dapat diperoleh melalu biji yang di dapat langsung dari buah naga. Menggunakan cara generatif jauh lebih sulit dibandinngkan dengan cara vegetatif. Sedangkan dengan menggunakan metode vegetatif memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi dan  pertumbuhan yang cepat.

Baca Juga  Cara Menanam dan Merawat Tanaman Blewah
                                    Perbanyakan Dengan Stek
  1. Proses Persiapan Tiang Panjat

Setelah melakukan tahapan pada proses persiapan bibit tanaman, hal selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam budidaya tanaman buah naga adalah pada tahapan proses persiapan tiang panjat. Adapun hal – hal yang perulu diperhatikan dalam mempersiapkan tiang panjat sebagai berikut:

  1. Posisi tiang panjat terletak pada bagian tengah lubang tanam.
  2. Buatlah tiang panjant dengan beton yang memiliki ukuran diameter sekitar 11 sampai dengan 15 cm serta ukuran tinggi tiang sekitar 2 sampai dengan 3 meter yang ditanam sedalam sekitar 55 cm.
  3. Berikan penopang pada bagian ujung atas tiang yang berupa besi yang memiliki bentuk yang berbentuk lingkaran.
  4. Buatlah tiang secara berbaris dengan jarak antar tiang di dalam 1 bari sekitar 2,5 meter serta jarak antar baris sekitar 3 meter.
  5. Buatlah drainase di antara baris dengan kedalaman sekitar 26 cm.
                                           Tiang Panjat

 

  1. Proses Pengolahan Tanah

Setelah melakukan tahapan pada proses persiapan tiang panjat, hal selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam budidaya tanaman buah naga adalah pada tahapan proses pengolahan tanah. Terlebih dahulu lakukan pengolahan lahan untuk membersihkan lahan dari gulma atau tanaman liar. Buatlah lubang tanam yang memiliki ukuran sekitar 61 x 61 cm dengan ukuran kedalaman sekitar 25 cm. Isilah lubang tanam dengan campuran pasir sekitar 10 kg dan tanah galian atau dapat ditambahkan pupuk kandang dengan dosis sekitar 10 sampai dengan 20 kg serta 300 gr dolomit.

                               Lahan Tanam Buah Naga
  1. Proses Penanaman Bibit Tanaman

Setelah melakukan tahapan pada proses pengolahan lahan tanam, hal selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam budidaya tanaman buah naga adalah pada tahapan proses penanaman bibit tanam. Adapun langkah – langkahnya sebagai berikut:

  1. Bibit yang akan di tanam dengan 1 tiang panjat untuk 4 bibit tanaman yang dtanam mengitari tiang panjat.
  2. Galilah tanah sedalam sekitar 10 sampai dengan 15 cm atau dapat menyesuaikan ukuran bibit tanam.
  3. Masukkanlah bibit pada galian tersebut kemudian timbun kembli dan padatkan.
  4. Setelah bibit ditanam ikatlah batang sampai menempel pada tiang.
Baca Juga  Cara Merawat Tanaman Buah Markisa
                                    Penanaman Buah Naga

 

  1. Proses Pemeliharaan Tanaman

Setelah melakukan tahapan pada proses penanaman bibit tanaman, hal selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam budidaya tanaman buah naga adalah pada tahapan proses pemeliharaan tanaman. Proses pemeliharaan dalam budidaya tanaman buah naga dapat dilakukan dengan cara: penyiangan, perambatan, penyiraman dan pemupukan. Penyiangan dilakukan dengan tujuan untuk membersihkan dan menghindari tanaman dari gulma atau tanaman liar yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Perambatan dapat dilakukan ketika tanaman mencapai umur 1 tahun setelah masa tanam dengan cara diikat mengguakan tali. Penyiraman dilakukan secara sering pada saat 3 bulan pertama, selanjutnya dapat dengan irigasi tetes dengan inntensitas penguurangan yang sedikit dikurangi. Pemupukan dapat dilakukan dengan menyesuaiakan kebutuhan pada tanaman tersebut.

                                    Perawatan Buah Naga

 

  1. Proses Pemanenan Tanaman

Setelah melakukan tahapan pada proses pemeliharaan tanaman, hal selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam budidaya tanaman buah naga adalah pada tahapan akhir yaitu pada proses pemanenan tanaman. Tanaman buah naga mulai berbuah pertama kali sekitar bulan ke 10 sampai dengan 12 setelah masa tanam. Addapun ciri – ciri buah naga yang sudah dapat dipanen adalah: kulit buah berwarna merah mengkilat, jumbai buah berwarna kemerahan serta mulai berkkurangnya warna hijau buah.

                                      Panen Buah Naga

 

Demikianlah informasi yang telah disampaikan pada postingan artikel kali ini yang membahas tentang ” Cara Menanam Buah Naga “… Semoga informasi yang sudah disampaikan tersebut dapat bermanfaat untuk para pelaku budidaya atau yang baru akan mencobanya.. So,, tetap stay di web anekabudidaya.com yaaaa..,,,, karena masih banyak informasi – informasi yang tidak kalah menarik lainnya yang akan kami berikan kepada para budidayawan… 🙂 🙂 🙂 🙂

Berikut Artikel Terkait Lainnya