Cara Menanam Labu Siam

Anekabudidaya haii haii haii para budidayawan…. Kembali lagi pada postingan artikel kita kali ini yang dimana kali ini kita akan memberikan kalian informasi terbaru dengan bahasan ” Cara Menanam Labu Siam “… Semoga informasi ini bisa menjadi bekal kalian untuk mulai melakukan penanaman tanaman labu siam.. Selamat membaca dan selamat mencoba ….. 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂

Labu Siam yang biasa dikenal dengan nama ilmiah Sechium edule merupakan katagori tumbuhan sayur – syuran yang berasal dari jenis suku labu – labuan. Bagian yang dapat dikonsumsi pada tumbuhan labusiam adalah pada bagian buah dan pucuk yang muda. Tumbuhan labu siam jenis tumbuhan yang dapat tumbuh merambat dengan buah yang menggantung pada tangkai – tangkainya. Daun pada labusiam memiliki bentuk hampir menyerupai bentuk segitiga dengan permukaan yang berbulu.


  1. Proses Persiapan Lahan Tanam

Dalam melakukan budidaya labu siam hal yang perlu diperhatikan pertama kali adalah pada tahapan proses pemilihan lahan tanam yang akan di tanami. Lahan tanam yang akan digunakan untuk melakukan budidaya tanaman labu siam haruslah dibuatkan lubang – lubang tanam terlebih dahulu yang memiliki ukuran 54 cm lebarnya dan 41 cm untuk ukuran dalamnya. Jarak yang dibuat antar lubang yaitu 2 meter dengan jarak antar baris sekitar 4 meter, lalu berilah pupuk kandang pada setiap lubang yang akan ditanam.

Baca Juga  Cara Menanam Buah Asam

  1. Proses Pembibitan Tanaman

Setelah melakukan tahapan pada proses pemilihan lahan tanam yang akan digunakan dalam budidaya tanaman labu siam, langkah selanjutnya adalah dengan melakukan tahapan pada proses pembibitan tanaman. Perbanyakan pada labu siam dilakukan dengan dengan menggunakan buah pada labu siam yang telah berumur tua. Hal tersebut dilakukan dengan memetik buah yang sudah tua kemudian disimpan di tempat yang teduh sampai buah tersebut bertunas. Tunas yang sudah mencapai ukuran panjang sekitar 12 sampai dengan 22 cm dengan jumlah helai daun 3 sampai dengan 5 helai daun yang baru dapat di pindah ke lahan tanam yang disediakan.


  1. Proses Persiapan Media Tanam Tanaman

Setelah melakukan tahapan pada proses pembibitan tanaman yang akan digunakan dalam budidaya tanaman labu siam, langkah selanjutnya adalah dengan melakukan tahapan pada proses persiapan media tanam tanaman. Letakkan bibit labu siam yang sudah dipersiapkan ke dalam lubang tanam dengan menggunakan tanah dan jangan terlalu tebal. Lalu, buatlah media rambat ketika tanaman sudah mencapai ketinggian sekitar ½ meter dengan menggunakan bambu.


  1. Proses Pemeliharaan Tanaman

Setelah melakukan tahapan pada proses pemilihan media tanam tanaman yang akan digunakan dalam budidaya tanaman labu siam, langkah selanjutnya adalah dengan melakukan tahapan pada proses persiapan pemeliharaan tanaman. Lakukan pemangkasan pada tanaman labu siam ketika tanaman sudah tumbuh terlalu lebat yang dilakukan pada ujung dan daunnya kira – kira sekitar 2,5 bulan setelah masa tanam. Lakukan pengaturan arah rambat tumbuh labu siam agar jangan sampai ke atas media rambat. Melakukan pembasmian hama dan penyakit juga perlu dilakukan dengan tujuan agar tumbuhan dapat tumbuh maksimal dan menghasilkan buah yang berkualitas.

Baca Juga  Cara Menanam Buah Belimbing

  1. Proses Panen Tanaman

Setelah melakukan tahapan pada proses pemeliharaan tanaman yang akan digunakan dalam budidaya tanaman labu siam, langkah selanjutnya yaitu langkah trakhir yang perlu diperhatikan adalah dengan melakukan tahapan proses panen tanaman labu siam tersebut. Tanaman labu siam dapat dilakukan pemanenan ketika tumbuhan labu siam telah berumur sekitar 4 bulan atau buah pada labu siam sudah banyak berbuah.

 

Demikianlah informasi yang telah disampaikan pada postingan artikel kali ini yang membahas tentang ” Cara Menanam Labu Siam “… Semoga informasi yang sudah disampaikan tersebut dapat bermanfaat untuk para pelaku budidaya atau yang baru akan mencobanya.. So,, tetap stay di web anekabudidaya.com yaaaa..,,,, karena masih banyak informasi – informasi yang tidak kalah menarik lainnya yang akan kami berikan kepada para budidayawan… 🙂 🙂 🙂 🙂

Berikut Artikel Terkait Lainnya