Cara Budidaya Ikan Nila

Diposting pada

Anekabudidaya Ikan nila atau yang  dikenal dengan nama ilmiahnya Oreochromis niloticus merupakan jenis ikan yang berasal dari sungai nila dan danau – danau yang menghubungkan sungai tersebut. Bibit ikan nila didatangkan dari Taiwan ke Indonesia yang bercirikan memiliki warna yang gelap dengan garis – garis vertikal sebanyak 6 – 8 buah. Bentuk tubuh ikan nila pada umumnya memiliki bentuk yang panjang dan ramping, memiliki sisik – sisik yang berukuran besar dan kasar. Ikan nila berjari sirip keras, sirip perut torasik, letak mulut subterminal dan berbentuk meruncing, tubuhnya memiliki garis linea lateralis yang terputus antara bagian atas dan bawahnya. Selain itu, ikan nila memiliki ukuran kepalanya yang relatif kecil dengan mulut berada di ujung kepala serta mempunyai mata yang besar. Budidaya ikan nila dapat dibudidayakan di perairan payau, tambak dan laut.

                                             Budidaya Ikan Nila

 

Berikut cara membudidayakan ikan nila:

  1. Pemilihan Tempat Budidaya

Budidaya ikan nila sebenarnya tidaklah sulit, hal ini dikarenakan ikan nilai sangat fleksibel untuk dibudidayakan pada media apapun seperti kolam tanah, kolam beton, kolam semen, kolam terpal atau bahkan akuarium sendiri. Akan tetapi, media yang paling sering digunakan oleh pembudidaya dalam melakukan budidaya ikan nila adalah media kolam terpal karena kolam terpak dirasa sangat mudah dalam pembuatan dan perawatannya. Namun, pemilihan tempat lokasi untuk melakukan budidaya kolam terpal yang baik sangat menentukan untuk kemudahan dan hasil panen. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemilihan tempat, yaitu: memilih lokasi yang mudah dalam hal pengawasan budidayanya, pilihlah lokasi yang tidak ditumbuhi rumput liar atau pohon besar yang dapat menghambat dalam membuat kolam dan lokasi harus memiliki penyinaran yang baik.

Baca Juga  Cara Budidaya Ikan Bandeng
               Budidaya Ikan Nila Dengan Kolam Terpal

 

  1. Pembuatan Media Budidaya

Langkah – langkah mudah untuk membuat kolam terpal dala budidaya ikan nila adalah sebagai berikut:

  1. Buatlah galian tanah yang memiliki ke dalaman ± 72 cm dan kemudia ratakanlah dasar tanah yang sudah digali tadi.
  2. Pada dasar galian gunakanlah batu bata supaya mempermudah pada saat melakukan pengecekan tinggi dan pengisian air.
  3. Kemudian, jangan lupa untuk membuat tanggul supaya terpal tetap kuat dan tidak mudah rusak.
  4. Taburkan sekam pada dasar kolam terpal secara merata.
  5. Pada saat memasang terpal pasanglah dengan menggunakan pemberat agar terpal tidak mudah bergeser.
  6. Buatlah sanitasi air kemudian isilah kolam terpal.

 

  1. Pemilihan Bibit Ikan Nila

Untuk mendapatkan hasil panen yang berkualitas, pemilihan bibit pada budidaya ikan nilapun sangatlah berperan penting. Terdapat 2 cara untuk mendapatkan bibit ikan nila yang berkualitas yaitu dengan mendapatkannya langsung dari indukan ikan nila dan membelinya langsung di pasar atau koperasi perikanan. Setelah pembudidaya mendapatkan bibit yang diinginkan lalu sampailah pada tahap pemilihan bibit terbaik. Ciri-ciri bibit ikan nila yang berkualitas yaitu: bibit ikan nila memiliki warna belang yang jelas dengan ukuran kurang lebih 13 cm, lincah dan fisiknya nya tidak ada yang cacat dan bibit memiliki warna yang sama serta setiap bibit memiliki berat ± 31 gram.

                                             Bibit Ikan Nila

 

  1. Penebaran Bibit

Cara melakukan penebaran bibit ikan nila yang benar adalah sebagai berikut:

  1. Pembudidaya terlebih dahulu mempersiapkan wadah ember lalu masukan air bersih sampai memenuhi setengah wadah.
  2. Bibit dimasukan ke dalam wadah yang telah terisi air dan tunggu hingga kurang lebih 9 menit;
  3. Ember yang dipenuhi dengan air kolam lalu ditunggu selama 5 menit.
  4. Sebarkan bibit dengan perlahan.
  5. Tebarkan bibit dengan maksimum penyebaran 100 bibit untuk setiap kolam.
Baca Juga  Cara Budidaya Kepiting
                            Penebaran Bibit Ikan Nila

 

  1. Pra Panen

Sebelum masa panen tiba, pembudidaya sebaiknya memberikan pakan secara teratur dan tetap menjaga kebersihan kolam. Pemberian makan pada ikan nila diberikan makan setidaknya 3 kali sehari. Pemilihan pakan dengan kandungan protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin yang cukup sangatlah dianjurkan untuk kualitas panen. Pembudidaya juga dapat memberi makan ikan nila dengan siput sawah atau sayuran yang sudah dipotong kecil – kecil.

                                           Panen Ikan Nila