Tips Melakukan Perawatan Bunga Hias Seruni

Diposting pada

Anekabudidaya haii haii haii para budidayawan…. Kembali lagi pada postingan artikel kita kali ini yang dimana kali ini kita akan memberikan kalian informasi terbaru dengan bahasan ” Tips Melakukan Perawatan Bunga Hias Seruni “… Semoga informasi ini bisa menjadi bekal kalian untuk mulai melakukan perawatan bunga hias seruni… Selamat membaca dan selamat mencoba ….. ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚

Tanaman bunga seruni atau yang sering disebut dengan nama ilmiahnya Chrysanthemumย Segetum merupakan jenis tanaman berbunga yang Sering ditanam sebagai tanaman hias pada pekarangan atau juga dapat dijadikan sebagai bunga petik. Tanaman bunga seruni memiliki ciri โ€“ ciri morfologi tanaman, pada bagian akar tanaman bunga seruni memiliki jenis akar serabut yang baik ditanam pada lahan tanam dengan kondisi tanah yang gembur. Pada bagian batang tanaman bunga seruni memiliki batang yang berwarna hijau dengan bentuk batang tanaman yang berbentuk bulat yang pada permukaan batang tanaman bertekstur kasar dan tegak, batang tanaman bunga seruni jika dibiarkan tumbuh dengan terus menerus batang tanaman akan semakin mengeras dan akan berubah warna menjadi berwarna kecoklatan. Pada bagian daun tanaman bunga seruni memiliki bentuk bergerigi pada bagian tepi daun tanamannya serta memiliki tulang daun yang menyirip dengan bentuk daun tanaman yang berbentuk lonjong dan ujung daun berbentuk runcing dengan ukuran panjang daun tanaman bunga seruni sekitar 7 sampai dengan 13 cm dan ukuran lebar daun sekitar 3 sampai dengan 6 cm.

Pada bagian bunga tanaman bunga seruni tumbuh pada bagian ujung batang yang tersusun dari tangkai bunga yang berukuran pendek dan juga berukuran panjang, pada bagian bunga tanaman seruni dibagi kedalam 2 jenis yaitu seruni standar yang memiliki hanya satu tangkai yang terdapat satu kuntum bunga dengan ukuran yang besar. Sedangkan pada tanaman bunga seruni jenis spray terdiri dari satu tangkai yang terdapat sekitar 11 sampai dengan 20 kuntum bunga yang memiliki ukuran yang kecil yang bunganya berbentuk menyerupai cawan dengan ujung bunga yang berbentuk meruncing. Pada bagian buah tanaman bunga seruni memilik buah yang berwarna putih ketika masih muda dan pada saat buah tanaman seruni sudah mulai tua akan berubah warna menjadi berwarna hitam dengan benntuk buah yang berbentuk lonjong berukuran kecil yang ditutup oleh selaput buah. Sedangkan pada bagian biji tanaman bunga seruni memiliki bentuk biji yang berbentuk lonjong yang memiliki ukuran yang sangat kecil.

Baca Juga  Cara Tanam Lidah Buaya

  1. Proses Pemilihan Bibit Tanaman

Hal yang paling utama yang perlu dilakukan dalam melakukan budidaya tanaman bunga seruni adalah dengan melakukan tahapan pemilihan bibit tanaman. Perbanyakan pada tanaman bunga seruni dapat dilakukan dengan melalui biji tanaman ataupun dengan melakukan stek. Akan tetapi, cara stek banyak dipilih untuk dilakukan dalam perbanyakan tanaman bunga seruni, hal tersebut dikarenakan dengan cara stek merupakan cara yang paling mudah dan memiliki tingkat keberhasilan yag tinggi. Adapun kriteria โ€“ kriteria dalam melakukan stek pada tanaman bunga seruni adalah sebagai berikut:

  1. Stek yang akan digunakan adalah pucuk tanaman yang masih dalam keadaan yang segar serta tidak layu.
  2. Pada setiap bagian stek tidak ada bagian yang cacat harus dalam kondisi yang baik ataupun utuh.
  3. Stek berasal dari tanaman induk yang memiliki kondisi yang sehat dan memiliki varietas tanaman yang jelas.
  4. Memiliki daun yang berwarna hijau dan mengkilat yang akn digunakan untuk melakukan stek.
  5. Batang yang akan distek masih dalam keadaan yang basah serta memiliki kandungan air yang banyak yang terkandung pada batangnya.
  6. Setelah didapatkan bibit tanaman yang sesuai, lakukanlah penyimpanan bibit tana dengan kondisi tempat yang dingin serta memiliki temperatur suhu ruang.

  1. Proses Penanaman Stek

Setelah melakukan tahapan proses pemilihan bibit tanaman, langkah selanjutnya yang harus diperhatikan dalam budidaya tanaman bunga seruni adalah dengan melakukan proses penanaman stek. Adapun langkah โ€“ langkah yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Lakukan persemaian bibit stek terdahulu sebelum ditanam pada lahan tanam.
  2. Persiapkanlah try semai yang pada bagian bawahnya memiliki lubang.
  3. Media tanam yang digunakan berupa arang sekam.
  4. Lakukan pengisian media tanam ke dalam try semai dengan kondisi try semai dalam keadaan penuh serta padat.
  5. Buatlah lubang tanam dengan ukuran kedalaman lubang tanam sekitar 0,5 cm dan jarak antar lubang tanam sekitar 6 x 6 cm.
  6. Sebelum dilakukan penanaman, bibit stek direndam pada larutan funngisida sekitar 16 sampai dengan 21 menit.
  7. Keringkan lalu baluri dengan hormon auksin.
  8. Lalu bibit stek sudah dapat dimasukan pada lubang tanam.
Baca Juga  Tips Perawatan Tanaman Kencur

  1. Proses Pemindahan Tanaman Ke Lahan

Setelah melakukan tahapan proses penanaman stek, langkah selanjutnya yang harus diperhatikan dalam budidaya tanaman bunga seruni adalah dengan melakukan proses pemindahan tanaman ke lahan tanam. Tanaman sudah dapat dipindahkan ke lahan tanam setelah berumur 2 minggu. Adapun langkah โ€“ langkah yang dapat dilakukan sebagai berikut:

  1. Persiapkanlah lahan tanam satu bulan sebelum lahan digunakan dan lakukan penggemburan lahan tanam yang akan digunakan.
  2. Buatlah bedengan โ€“ bedengan dengan ukuran panjang bedengan sekitar 3 sampai dengan 5 meter dan ukuran lebar bedengan sekitar 1 meter.
  3. Pada bagian permukaan bedengan tersebut taburkanlah pupuk kandang dengan dosis sekitar 5 sampai dengan 7 kg.
  4. Buatlah lubang tanam dengan jarak antar lubang tanam sekitar 26 x 26 cm dengan menggunakan tali rapia agar posisi lubang tanam dapat lurus.
  5. Masukanlah bibit pada lubang tanam yang telah disediakan lalu tutup kembali lubang tanam dengan pupuk kandang.

  1. Proses Perawatan Tanaman

Setelah melakukan tahapan proses pemindahan tanaman ke lahan tanam, langkah selanjutnya yang harus diperhatikan dalam budidaya tanaman bunga seruni adalah dengan melakukan proses perawatan tanaman. Proses perawatan tanaman dalam budidaya tanaman bunga seruni dapat dilakukan dengan cara: penyiraman, pemupukan, penyiangan dan pemangkasan. Penyiraman dapat dilakukan pada saat pagi dan sore hari dengan menggunakan selang. Pemupukan dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk organik ataupun anorganik yang diberikan secara bertahap. Penyiangan dapat dilakukan secara rutin dengan mengilangkan gulma atau tanaman liar yang mengganggu pertumbuhan tanaman. Sedangkan pemangkasan dilakukan dengan membuang pucuk yang tumbuh dari bagian bibit tanaman.


  1. Proses Panen Tanaman

Setelah melakukan tahapan proses perawatan tanaman dalam budidaya tanaman bunga seruni, langkah selanjutnya yang harus diperhatikan dalam budidaya tanaman bunga seruni adalah pada tahapan akhir yaitu pada proses panen tanaman. Tanaman bunga seruni dapat dilakukan pemanenan ketika sudah berumur sekitar 4 sampai dengan 5 bulan setelah masa tanam. Panen dapat dilakukan pada saat sore hari sekitar pukul 5 sampai dengan 6 sore dengan cara memotong tangkai bunga dengan ukuran panjang sekitar 25 sampai dengan 30 cm.

Baca Juga  Cara Menanam Buncis

Demikianlah informasi yang telah disampaikan pada postingan artikel kali ini yang membahas tentang ” Tips Melakukan Perawatan Bunga Hias Seruniย “… Semoga informasi yang sudah disampaikan tersebut dapat bermanfaat untuk para pelaku budidaya atau yang baru akan mencobanya.. So,, tetap stay di web anekabudidaya.com yaaaa..,,,, karena masih banyak informasi – informasi yang tidak kalah menarik lainnya yang akan kami berikan kepada para budidayawan… ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚

Berikut Artikel Terkait Lainnya