Tips Budidaya Kencur

Diposting pada

Anekabudidaya haii haii haii para budidayawan…. Kembali lagi pada postingan artikel kita kali ini yang dimana kali ini kita akan memberikan kalian informasi terbaru dengan bahasan ” Tips Budidaya Kencur “… Semoga informasi ini bisa menjadi bekal kalian untuk mulai melakukan tips budidaya tanaman kencur.. Selamat membaca dan selamat mencoba ….. 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂

Tanaman Kencur merupakan salah satu jenis tanaman oba. Selain itu, kencur juga dimanfaatkan sebagai bahan rempah – rempah, bumbu masakan, sekalgus obat keluarga. Rimpang atau umbi tanaman ini merupakan penghasil minyak atsiri dan alkaloid yang berfungsi untuk meningkatkan system imun bagi tubuh. Oleh karena itu, sejak dahulu kencur dimanfaatkan sebagai obat sakit tenggorokan, obat kembung, obat batuk, obat sakit perut, mengatasi masuk angin dan menambah nafsu makan.


  1. Persiapan Lahan Tanam

Kencur merupakan tanaman yang dapat tumbih dengan baik di dataran rendah maupun datran tingi. Lahan yang sesuai untuk menanam kencur yaitu daerah yang memiliki struktur tanah yang gembur atau bepasir dan tidak terlalu banyak mengandung air.

Sebelum proses penanaman, lahan harus diolah terlebih dahuludengan cara mencangkul atau membajak lahan sedalam 30cm. lalu, bersihkan lahn dari rumput dan gulma kemudian diamkan selama satu minggu. Selanjutnya, buatlah bedengan dengan lebar 1 sampai dengan 1,5 m, tinggi 10 sampai dengan 20 cm dengan jarak antar bedeng 30 cm. kemudian taburkan pupuk kandang pada bedengan dengan dosis 15ton/ha atau 150 kg/m2. Diamkan pupuk selama satu sampai dua minggu sebelum masa penanaman. Pengolahan lahan ini sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan.

Baca Juga  Cara Budidaya Bunga Bougenville atau Bunga Kertas

  1. Pemilihan Bibit Tanaman

Bibit tanaman kecur biasanya dibudidayakan lewat rimpangnya. Bibit sebaiknya diambil dari rimpang kencur dengan umur panen 8 sampai dengan 12 bulan. Rimpang kencur yang akan dipergunakan sebagai bibit harus dalam kondisi sehat. Rimpang hasil pilihan kemudian disemai pada tempat lembab selama dua minggu samai bertunas. Selanjutnya rimpang dipotong – potong dengan ukuran 3 cm dengan 2 – 3 mata tunas. Untuk menghindari serangan hama dan penyakit, sebaiknya bibit direndam dalam larutan forest, kemudian disemprotkan dengan fungsida berbahan aktif seperti ridomil, dithane dan manzate.


  1. Teknis Penanaman

Rimpang kencur ditanam menghadap ke atas dengan kedalam lubang 5 sampai dengan 7,5 cm dan jarak antar tanaman 15 x 15 cm atau 20 x 20 cm.


  1. Pemeliharaan

Pemeliharaan tanaman mncangkup pemupukan, pengairan, penyiangan, dan pengendalian hama serta penyakit.setelah tanaman kencur tumbuh, lakukan pemupukan dengan dosis urea 150 kg/ha, TSP 100 kg/ha dan KCL 100 kg/ha. Pada umur 2 – 3 bulan, lakukan pemupukan dengan dosis urea 150 kg/ha. Pengairan dilakukan secara rutin, teatapi jangan sampai menggenangi tanaman.

Penyiangan mulai dilakukan saat tanaman berumur 1 – 2 bulan karena biasanya mulai tumbuh gulma disekitar tanaman. Penggemburan lahan dilakukan pada saat tanaman berumur 3 – 4 bulan bertujuan ntuk mempercepat pertumbuhan rimpang. Untuk menghindari serangan penyakit, dilakukan penyemprotan fungsida secara rutin satu minggu sekali sampai dua minggu sebelum masa panen


  1. Pemanenan

Tanaman kencur mulai bias dpanen pada umur 6 sampai dengan 10 bulan. Cara memanen kencur yaitu dengan cara membongkar rimpang menggunakan garpu tanah atau cangkul. Selanjutnya, akar dan tanah yang menempel dibersihkan. Waktu panen tanaman ini tergolong unik, karena dapat ditunda sampai musim berikutnya, bahkan sampai tiga tahun.dalam kondisi tersebut tidak ada efek yang buruk terhadap mutu rimpang, hanya saja ukuran rimpang akan semakin kecil. Perlu diingat bahwa rimpang kencur hasil dari panen lebih dari satu tahun kurang baik untuk dijadikan bibit.

Baca Juga  Cara Melakukan Penanaman Tanaman Kencur

Demikianlah informasi yang telah disampaikan pada postingan artikel kali ini yang membahas tentang ” Tips Budidaya Kencur  “… Semoga informasi yang sudah disampaikan tersebut dapat bermanfaat untuk para pelaku budidaya atau yang baru akan mencobanya.. So,, tetap stay di web anekabudidaya.com yaaaa..,,,, karena masih banyak informasi – informasi yang tidak kalah menarik lainnya yang akan kami berikan kepada para budidayawan… 🙂 🙂 🙂 🙂

Berikut Artikel Terkait Lainnya