Cara Perawatan Amarilis

Anekabudidaya haii haii haii para budidayawan…. Kembali lagi pada postingan artikel kita kali ini yang dimana kali ini kita akan memberikan kalian informasi terbaru dengan bahasan ” Cara Perawatan Amarilis “… Semoga informasi ini bisa menjadi bekal kalian untuk mulai melakukan perawatana bunga amarili.. Selamat membaca dan selamat mencoba ….. 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂

Tanaman bunga amarylis atau yang biasa disebut dengan nama ilmiahnya Amaryllis sp. merupakan salah satu jenis tanaman bunga yang memiliki umbi serta memiliki bunga yang indah. Tanaman bunga amarylis juga merupakan tanaman bunga yang sering dijadikan sebagai tanaman bunga hias yang sering dibudidayakan di pekarangan rumah. Tanaman bunga amarylis juga dikenal sebagai tanaman bunga bakung atau juga tanaman bunga lily. Tanaman bunga amaryllis memiliki habitat asal yang berasal dari wilayah yang memiliki iklim tropis seperti karibia, afrika selatan dan hampir seluruh dunia memiliki tanaman bunga amarylis ini kecuali pada wilayah antartika. Tanaman bunga amarylis memiliki bunga yang menyerupai bentuk terompet. Tanaman bunga amarylis memiliki ukuran ketinggian tanaman yang dapat mencapai sekitar 61 cm sampai dengan 181 cm. Akan tetapi, beberapa varietas yang ada pada tanaman bunga amarylis memiliki ukkuran ketinggian yang dapat tumbuh lebih tinggi dari itu. Tanaman bunga amarylis merupakan juga jenis tanaman bunga yang dapat berbunga dalam kurun waktu 1 tahun sekali yaitu pada saat awal musim penghujan. Jika dilihat dari ciri – ciri morfologi pada tanaman bunga amarylis, tanaman bunga amarylis memiliki ukuran panjang tangkai bungan dengan ukuran panjang sekitar 18 sampai dengan 30 inci. Pada tangkai tanaman bunga amarylis memiliki sekitar 6 sampai dengan 10 bunga yang memiliki bentuk seperti terompet. Jarak masing – masing tanaman bunga amarylis antar bunganya sekitar 3 inci. Tanaman bunga amarylis memiliki aroma bunga yang berbau wangi dengan 6 mahkota bunga yang berwarna merah, namun juga ada yang memiliki warna merah muda, ungu atau bahkan dengan bergaris – garis warna putih. Tanaman bunga amarylis jjuga memiliki batang tanaman yang panjang dan memilliki banyak daun tanaman yang berukuran kecil. Tanaman bunga amarylis ini memiliki kelopak bunga yang dapat tumbuh dalam kelompok ataupun dapat tumbuh tunggal. Tanaman bunga amarylis dapat tumbuh melalui rhizome atau akar tunggal. Tanaman bunga amarylis dapat tumbuh mekar pada sekitar bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober yang jika tanaman bunga amarylis dalam sekali berbungan dapat menghasilkan sekitar 4 sampai dengan 6 kuntum bunga.

Baca Juga  Cara Menanam Tanaman Kantam

  1. Proses Persiapan Bibit Tanaman

Hal utama yang perlu diperhatikan dalam budidaya tanaman bunga amarylis adalah pada tahapan proses persiapan bibit tanaman bunga tersebut. Adapun langkah – langkah dalam persiapan bibit tanaman yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Perbanyakan tanaman bunga amarylis dapat dilakukan dengan menggunakan umbi tanaman tersebut.
  2. Lakukanlah perendaman umbi tanaman ke dalam air dengan kurun waktu sekitar beberapa jam saja untuk dapat meragsang pertumbuhan pada akar umubi tanaman tersebut.
  3. Bagian yang akan direndam hanyalah pada bagian bawah umbi tanaman saja.

  1. Proses Persiapan Pot Tanam dan Media Tanam

Setelah melakukan tahapan pada proses persiapan bibit tanaman dalam budidaya tanaman bunga amarylis, langkah selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam melakukan budidaya tanaman bunga amarylis adalah pada tahapana proses persiapan pot tanam dan media tanam tanaman. Proses penanaman tanaman bunga amarylis dapat langsung dilakukan penanaman di dalam pot tanam. Pot yang akan digunakan untuk menanam tanaman bunga amarylis dapat menggunakan ukuran pot yang tidak terlalu besar, hal ini dikarenakan tanaman bunga amarylis menyukai tempat yang sempit. Selain itu, pot yang akan digunakan harus juga memiliki drainase yang baik hal ini bertujuan ketika pembudidaya akan melakukan penyiraman pada tanaman bunga amarylis, air yang disiram tidak tergenang yang akan berakibat pada membusuknya umbi tanaman. Ukuran pot yang ideal yang dapat digunakan untuk tanaman bunga amarylis memiliki ukuran sekitar 2,5 cm yang lebih besar dari ukuran umbi bunga tersebut. Setelah melakukan proses persiapan pot tanam, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan media tanam tanaman yang berupa campuran tanah dan pupuk kandang ataupun pupuk kompos.

Baca Juga  Cara Menanam Bunga Sedap Malam

  1. Proses Penanaman Tanaman

Setelah melakukan tahapan pada proses persiapan pot tanam dan media tanam dalam budidaya tanaman bunga amarylis, langkah selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam melakukan budidaya tanaman bunga amarylis adalah pada tahapana proses penanaman tanaman. Adapun langkah – langkah yang dapat dilakukan dalam proses penanaman tanaman amarylis, adalah sebagai berikut:

  1. Buatlah lubang tanam pada bagian tengah pot tersebut.
  2. Lakukanlah penanaman umbi tanaman dengan posisi umbi tanaman tegak lurus.
  3. Tanamlah umbi tersebut sekitar 2/3 bagian jangan ditanam terlalu dalam
  4. Kemudian, padatkan media tanam dengan tujuan agar umbi tanaman yang ditanam tidak mudah untuk roboh.

  1. Proses Perawatan Tanaman

Setelah melakukan tahapan pada proses penanaman tanaman dalam budidaya tanaman bunga amarylis, langkah selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam melakukan budidaya tanaman bunga amarylis adalah pada tahapana proses perawatan tanaman. Proses perawatan tanaman dalam budidaya tanaman bunga amarylis dapat dilakukan dengan cra, yaitu: peletakan tanaman, pemupukan, penyiangan gulma dan dapat melakukan proses penyiraman. Bibit pada tanaman bunga amarylis yang belum tumbuh tidak boleh untuk diletakkan pada tempat yang langsung terpapar paparan sinar matahari secara langsung. Proses pemupukan dapat dilakukan ketika tanaman bungan amarylis sudah mulai tumbuh umbi dengan intensitas pemupukan sekitar 2 sampai dengan 3 minggu sekali, tanaman bunga amarylis akan mulai tumbuh bunga setelah berumur tanaman sekitar 7 sampai dengan 10 minggu setelah masa tanam tanaman. Lalu, lakukanlah proses penyiangan gulma atau tanaman liar lainnya yang ada di dalam pot tanam yang dapat mengganggu proses pertumbuha tanaman, sebab akan mengambil nutrisi yang ada pada media tanam tersebut. Selanjutnya dengan melakukan proses penyiraman yang dapat dilakukan secara rutin dengan intensitas penyiraman sekitar 1 sampai dengan 2 minggu sekali, namun media tanam tetap harus sering diperhatikan agar media tanam tidak sampai dalam keadaan yang kering.

Baca Juga  Cara Tanam Wijen

Demikianlah informasi yang telah disampaikan pada postingan artikel kali ini yang membahas tentang ” Cara Perawatan Amarilis “… Semoga informasi yang sudah disampaikan tersebut dapat bermanfaat untuk para pelaku budidaya atau yang baru akan mencobanya.. So,, tetap stay di web anekabudidaya.com yaaaa..,,,, karena masih banyak informasi – informasi yang tidak kalah menarik lainnya yang akan kami berikan kepada para budidayawan… 🙂 🙂 🙂 🙂

Berikut Artikel Terkait Lainnya