Cara Menanam Bayam Hijau

Diposting pada

Anekabudidaya haii haii haii para budidayawan…. Kembali lagi pada postingan artikel kita kali ini yang dimana kali ini kita akan memberikan kalian informasi terbaru dengan bahasan ” Cara Menanam Tanaman Bayam Hijau “… Semoga informasi ini bisa menjadi bekal kalian untuk mulai melakukan budidaya pada tanaman bayam hijau… Selamat membaca dan selamat mencoba ….. 🙂 🙂 🙂 🙂

                     Budidaya Bayam Hijau (Amaranthus gangeticus)

Tanaman bayam hijau atau yang sering disebut dengan nama ilmiahnya Amaranthus gangeticus merupakan jenis tanaman anual atau jenis tanaman semusim yang memiliki habitat asal yang berasal dari daerah Amerika Tropis. Tanaman bayam merupakan jenis tanaman sayur – sayuran yang dapat tumbuh hidup kapan saja baik itu pada saat musim hujan ataupun pada saat musim kemarau. Tanaman bayam hijau juga merupakan jens tanaman sayur – syuran yang membutuhkan kandungan air yang cukup banyak hal tersebut membuat tanaman bayam hijau sangat baik untuk dibudidayakan pada awal musim penghujan, yaitu berada sekitar bulan Oktober dan November. Akan tetapi, tanaman bayam hijau ini juga dapat dibudidayakan pada saat musim kemarau yaitu sekitar bulan Maret dan bulan April tentunnya dengan melakukan penyiraman tanaman pada bayam hijau dengan secara rutin. Tanaman bayam hijau dapat tumbuh dengan baik pada daerah yanng memiliki ukuran ketinggian tanaman sekitar 5 sampai dengan 2.000 meter di atas permukaan llaut. Walaupun tanaman bayam hijau ini mampu untuk tumbuh pada daerah yang memiliki iklim panas dan iklim dingin, tanaman bayam hijau dapat tumbuh dengan subur dan baik pada daerah yang berada di daerah dataran rendah serta pada lahan terbuka yang memiliki udara yang sedikit panas. Tanaman bayam hijau dapat juga tumbuh dengna baik apablila ditanam pada daerah yang memiliki kelembababn udara kurang lebih sekitar 45 sampai dengan 60%. Tanaman bayam hijau juga perlu dibudidayakan pada lahan yang memiliki struktur tanah yang gembur dan pada tanah lahan tersebut memiliki kandungan tanah yang cukup subur yang mengandung unsur – unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Tanaman bayam hijau akan sulit untuk melakukan proses produksi apabila dibudidayakan pada tanah yang memiliki tekstur tanah yang berat. Selain itu juga, tanaman bayam hijau dapat tumbuh dengan baik pada tanah yang memiliki kondisi pH tanah sekitar 6 sampai dengan 7.

Baca Juga  Cara Budidaya Tanaman Pare
                               Bayam Hijau (Amaranthus gangeticus)

 

Berikut ini adalah hal – hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan penanaman tanaman bayam hujau, yaitu sebagai berikut:

  1. Proses Persiapan Lahan

Hal utama yang perlu diperhatikan dalam melakukan budiaya tanaman bayam hijau adalaha pada tahapan proses persiapan lahan tanam. Budidaya bayam hijau tidak hanya dapat dilakukan dikebun tetapi juga bias ilakukan dipekarangan rumah. Tanaman bayam hijau memerlukan lahan dengan struktur tanah yang gembur dan subur dengan kisaran pH tanah sekitar 6 sampai dengan 7. Agar tanah gembur dan subur lakukanlah sekitar 1 sampai dengan 2 minggu sebelum menanam tanah harus dicangkuli, disiram dan diberi pupuk kandang yang sudah matang (yang sudah jadi tanah) dengan dosis yang diperlukan sekitar 1 sampai dengan 2 kg atau disesuaikan dengan kebutuhan tanaman.

  1. Proses Persiapan Bibit Tanaman

Setelah melakukan proses persiapan lahan tanam dalam budidaya bayam hijau, hal yang perlu diperhatikan juga adalah pada tahapan proses persiapan bibit tanaman. Bibit tanaman dapat didapat di toko penjualan bibit tanaman atau dapat juga di dapatkan secara vegetative. Namun, tanaman induk yang akan diambil bibitnya merupaka varietas unggul, yang memiliki ciri – ciri tanaman telah berumur sekitar lebih dari 3 bulan, tumbuh dengan subur, sehat dan segar.

  1. Teknik Penanaman

Setelah melakukan proses persiapan bibit tanaman dalam budidaya bayam hijau, hal yang perlu diperhatikan juga adalah pada tahapan proses penanaman tanaman. Buatlah bedengan – bedengan dengan ukuran kedalaman bedengan mencapai sekitar 20 sampai dengan 30 cm dan ukuran lebar bedenngan sekitar 1 m dengan panjang bedengan dapat tergantung pada ukuran atau bentuk lahan yang akan digunakan dalam melakukan budidaya tanaman bayam hijau. Jarak antar bedengan – bedengan tersebut sekitar 40 cm atau dapat juga disesuaikan. Setelah tanah diratakan, permukaan bedengan tersebut diberi pupuk kandang ataupun dapat diberi pupuk kompos yang sudah matang (sudah jadi tanah) dengan dosis yang diperlukan sekitar 1 kg/m2. Kemudian lakukanlah penyemprotan lahan degan menggunakan larutan pupuk cair Biooboost/EM4 (10 ml/ 1 liter air) pada permukaan bedengan tersebut lalu ditutuplah kembali dengan menggunakan tanah. Kemudian biarkan selama kyrang lebih sekitar 3 hari seelah itu bedengan tersebut siap untuk ditanami bayam hijau tersebut.

  1. Proses Pemeliharaan Tanaman
Baca Juga  Cara Budidaya Tanama Lobak

Setelah melakukan proses penanaman tanaman dalam budidaya bayam hijau, hal yang perlu diperhatikan juga adalah pada tahapan proses pemeliharaan tanaman. Proses pemeliharaan tanaman dalam budidaya tanaman bayam hijau dapat dilakukan dengan cara: penyiraman dan juga pemupukan. Penyiraman dapat dilakukan pada waktu pagi dan sore hari. Kemudian dapat dilanjutkan dengan melakukan pemberian pupuk – pupuk susulan. Pupuk dasar berupa larutan pupuk cair Biooboost/EM4 (10 ml/ 1 liter air) telah diberikan dengan cara disemprotkan pada permukaan bedengan – bedengan sebelum dilakukannya proses penanaman. Pupuk susulan pertama dapat diberikan setelah tanaman berumur sekitar 4 hari dengan cara melakukan proses penyemprotan larutan pupuk cair Biooboost/ EM4 (10 ml/ 1 liter air) pada tanaman bayam hijau tersebut. Pupuk susulan kedua dan ketiga dapat diberkan setelah tanaman bayam hijau berumur kurang lebih sekitar 11 hari dan 17 hari setelah masa tanam tanaman.

  1. Proses Pemanenan Tanaman

Setelah melakukan proses pemeliharaan tanaman dalam budidaya tanaman bayam hijau, hal yang perlu diperhatikan juga adalah pada tahapan akhir yaitu pada proses pemanenan tanaman bayam hijau. Bayam hijau jenis cabut dapat dilakukan proses pemanenan tanaman bayam hijau tersebut ketikan tanaman tersebut telah berumur mencapai sekitar 4 minggu. Karena pada saat itulah tinggi tanaman bayam hijau tersebut dapat mencapai ukuran ketinggian mencapai sekitar 20 cm. Tanaman bayam hijau dapat dipanen dengan cara mencabut tanaman bayam hijau tersebut hingga ke akarnya atau dengan cara memotng bagian pangkal tanaman tersebut sekitar 2 cm di atas permukaan tanah. Bayam hijau jenis petik mulai dapat dilakukkan proses panen tanaman apabila umur tanaman bayam hijau tersebut telah mencapai kurang lebih sekitar 1 sampai dengan 1,5 bulan. Pemanenan tanaman bayam hijau dapat dilakukan secara periodic yaitu dalam kurun waktu sekitar seminggu skali.

Baca Juga  Cara Budidaya Tanaman Kentang
                                        Panen Bayam Hijau

Demikianlah informasi yang telah disampaikan pada postingan artikel kali ini yang membahas tentang ” Cara Menanam Tanaman Bayam Hijau “… Semoga informasi yang sudah disampaikan tersebut dapat bermanfaat untuk para pelaku budidaya atau yang baru akan mencobanya.. So,, tetap stay di web anekabudidaya.com yaaaa..,,,, karena masih banyak informasi – informasi yang tidak kalah menarik lainnya yang akan kami berikan kepada para budidayawan… 🙂 🙂 🙂 🙂

 

Berikut Artikel Terkait Lainnya